6 Masalah Sehari-hari yang Sering Dialami Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

6 Masalah Sehari-hari yang Sering Dialami Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

- detikHealth
Sabtu, 20 Des 2014 12:05 WIB
6 Masalah Sehari-hari yang Sering Dialami Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dengan bertambahnya 'beban' di perut ibu yakni si calon buah hati, lumrah adanya ketika ibu mengeluh lebih mudah lelah ketika beraktivitas. Terutama bagi ibu yang bekerja, berbagai keluhan pun muncul sejak dari berangkat bahkan sampai pulang kantor.

Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meringankan keluhan-keluhan yang sering diutarakan ibu hamil ketika beraktivitas, seperti dirangkum pada Sabtu (20/12/2014).

1. Stres dengan pekerjaan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Untuk mengatasi masalah ini, instruktur yoga Sara Trapani menyarankan Anda untuk melatih napas. Pastikan napas dihirup dan dihembuskan melalui hidung. Perlahan, tutup mata dan ambil lima kali napas penuh.

Sata bernapas, pastikan dada naik dan turun kemudian usahakan membuat wajah dan rahang rileks. Lakukan ini di mana saja dan kapan saja untuk menenagksan sistem saraf.

2. Terjebak di kemacetan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Di kendaraan umum, ibu hamil pastinya akan mendapat kursi prioritas. Meski begitu, terkadang macet juga bisa membuat ibu jenuh. Nah, untuk mengatasinya coba dengarkan musik atau lagu kesukaan. Jika Anda di dalam mobil pribadi, ambil napas dari hidung lalu keluarkan lewat mulut sampai terdengar desahan seperti Anda mengeluarkan unek-unek.

"Saat menarik napas, angkat bahu dan katakan di kepala Anda bahwa Anda tidak apa-apa. Kemudian saat menghembuskan napas turunkan bahu sambil kembali berkata semuanya baik-baik saja," kata Trapani.

3. Pekerjaan di kantor menumpuk

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Duduk dalam waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan di meja kerja pasti akan melelahkan. Oleh karena itu, instruktur fitness Kim Watters menyarankan Anda untuk melakukan tiga peregangan sederhana selama 20 detik.

Pertama, duduk di tepi meja lalu berpegangan pada tepi meja. Kemudian dorong tubuh ke belakang sehingga ada jarak tertentu Anda menjangkau meja. Cara ini berguna untuk meregangkan tangan dan lengan. Untuk meregangkan leher, angkat bahu ke atas dan bawah lalu ulangi beberapa kali.

Gulung bahu ke arah belakang dan depan beberapa kali. Setelah itu, putarkan kepala ke kiri dan kanan bergantian dan dilanjutkan dengan menengokkan serta memiringkan kepala ke kiri dan kanan. Untuk meregangkan punggung, duduklah di kursi dengan kaki dilebarkan dan diluruskan.

Kemudian, tekan area paha kiri dan kanan atau tempelkan kepala di paha dengan tangan berusaha menjangkau bagian kaki.

4. Berat badan naik, baju pun tak ada yang muat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Normal adanya ketika bobot ibu hamil melonjak dari berat badan normal. Menurut Watters, tak masalah asalkan pertambahan berat badan ibu masih dalam batas wajar. Guna mengurangi perasaan cemas tak keruan akibat pertambahan berat badan, lakukanlah meditasi ringan.

Caranya, berbaringlah dan letakkan kedua tangan di dada. Rasakan kehangatan tubuh Anda dan tanamkan pikiran positif untuk diri sendiri bahwa Anda sehat dan kuat. Dengan begitu, pikiran negatof bisa diubah. Selain itu, disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan hal-hal yang ia sukai agar suasana hatinya senantiasa bahagia.

5. Pusing harus membeli aneka perlengkapan bayi

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Setelah melakukan meditasi singkat, ambil pulpen dan tulis daftar barang-barang yang akan dibeli. Prioritaskan barang-barang yang memang dibutuhkan. Setelah itu, jangan segan untuk berbagi tugas dengan suami atau jika memungkinkan jadikan ajang belanja perlengkapan bayi sebagai sesi refreshing.

6. Gugup dan takut akan melahirkan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Ini adalah masalah yang dialami setiap wanita hamil. Guna mengatasinya, Watter mengusulkan latihan meditasi agar pikiran dan jiwa Anda bisa selaras dengan tubuh. Ambillah posisi yang nyaman, bisa dengan duduk atau berbaring.

Kemudian, tegangkan satu area di tubuh Anda selama 2-3 detik kemudian biarkan area tersebut rileks. Lakukan berurutan dari area kaki sampai ke wajah. Trik ini bisa berguna ketika Anda akan melahirkan karena melatih bagaimana Anda merilekskan tubuh.

Meski rileks, tubuh tetap dilatih untuk berenergi. Latihan pernapasan juga bisa membantu ibu lebih fokus dan rileks. Sehingga, proses melahirkan diharapkan akan lebih mudah.
Halaman 2 dari 7
Untuk mengatasi masalah ini, instruktur yoga Sara Trapani menyarankan Anda untuk melatih napas. Pastikan napas dihirup dan dihembuskan melalui hidung. Perlahan, tutup mata dan ambil lima kali napas penuh.

Sata bernapas, pastikan dada naik dan turun kemudian usahakan membuat wajah dan rahang rileks. Lakukan ini di mana saja dan kapan saja untuk menenagksan sistem saraf.

Di kendaraan umum, ibu hamil pastinya akan mendapat kursi prioritas. Meski begitu, terkadang macet juga bisa membuat ibu jenuh. Nah, untuk mengatasinya coba dengarkan musik atau lagu kesukaan. Jika Anda di dalam mobil pribadi, ambil napas dari hidung lalu keluarkan lewat mulut sampai terdengar desahan seperti Anda mengeluarkan unek-unek.

"Saat menarik napas, angkat bahu dan katakan di kepala Anda bahwa Anda tidak apa-apa. Kemudian saat menghembuskan napas turunkan bahu sambil kembali berkata semuanya baik-baik saja," kata Trapani.

Duduk dalam waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan di meja kerja pasti akan melelahkan. Oleh karena itu, instruktur fitness Kim Watters menyarankan Anda untuk melakukan tiga peregangan sederhana selama 20 detik.

Pertama, duduk di tepi meja lalu berpegangan pada tepi meja. Kemudian dorong tubuh ke belakang sehingga ada jarak tertentu Anda menjangkau meja. Cara ini berguna untuk meregangkan tangan dan lengan. Untuk meregangkan leher, angkat bahu ke atas dan bawah lalu ulangi beberapa kali.

Gulung bahu ke arah belakang dan depan beberapa kali. Setelah itu, putarkan kepala ke kiri dan kanan bergantian dan dilanjutkan dengan menengokkan serta memiringkan kepala ke kiri dan kanan. Untuk meregangkan punggung, duduklah di kursi dengan kaki dilebarkan dan diluruskan.

Kemudian, tekan area paha kiri dan kanan atau tempelkan kepala di paha dengan tangan berusaha menjangkau bagian kaki.

Normal adanya ketika bobot ibu hamil melonjak dari berat badan normal. Menurut Watters, tak masalah asalkan pertambahan berat badan ibu masih dalam batas wajar. Guna mengurangi perasaan cemas tak keruan akibat pertambahan berat badan, lakukanlah meditasi ringan.

Caranya, berbaringlah dan letakkan kedua tangan di dada. Rasakan kehangatan tubuh Anda dan tanamkan pikiran positif untuk diri sendiri bahwa Anda sehat dan kuat. Dengan begitu, pikiran negatof bisa diubah. Selain itu, disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan hal-hal yang ia sukai agar suasana hatinya senantiasa bahagia.

Setelah melakukan meditasi singkat, ambil pulpen dan tulis daftar barang-barang yang akan dibeli. Prioritaskan barang-barang yang memang dibutuhkan. Setelah itu, jangan segan untuk berbagi tugas dengan suami atau jika memungkinkan jadikan ajang belanja perlengkapan bayi sebagai sesi refreshing.

Ini adalah masalah yang dialami setiap wanita hamil. Guna mengatasinya, Watter mengusulkan latihan meditasi agar pikiran dan jiwa Anda bisa selaras dengan tubuh. Ambillah posisi yang nyaman, bisa dengan duduk atau berbaring.

Kemudian, tegangkan satu area di tubuh Anda selama 2-3 detik kemudian biarkan area tersebut rileks. Lakukan berurutan dari area kaki sampai ke wajah. Trik ini bisa berguna ketika Anda akan melahirkan karena melatih bagaimana Anda merilekskan tubuh.

Meski rileks, tubuh tetap dilatih untuk berenergi. Latihan pernapasan juga bisa membantu ibu lebih fokus dan rileks. Sehingga, proses melahirkan diharapkan akan lebih mudah.

(rdn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads