Ibu Hamil Makan yang Bergizi Ya, Agar Anaknya Sehat dan Pintar

Ibu Hamil Makan yang Bergizi Ya, Agar Anaknya Sehat dan Pintar

- detikHealth
Kamis, 12 Feb 2015 13:12 WIB
Ibu Hamil Makan yang Bergizi Ya, Agar Anaknya Sehat dan Pintar
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Orang tua manapun pastinya ingin anaknya tumbuh sehat dan pintar. Pakar mengatakan bahwa agar anak pintar, kebutuhan gizi seimbang anak harus dipenuhi sejak ia masih dalam kandungan.

Dr dr RA Setyo Handryastuti, SpA(K), Ketua UKK Neurologi Ikatan Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa momen 1.000 hari kehidupan bayi sangat penting untuk menciptakan anak pintar. Ibu hamil harus mencukupi kebutuhan nutrisi anak sejak janin hingga usia dua tahun.

"Intervensinya harus dilakukan sejak masih dalam kandungan ya, oleh ibunya ketika hamil. Caranya tentu saja dengan makan-makanan bergizi dan harus seimbang nutrisinya," tutur dokter yang akrab disapa dr Handry tersebut, dalam temu media 100 Tahun Wyeth Nutrition di Hotel Ritz-Carlton, Jl IDE Anak Agung, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Konsultasi Gizi: Asupan untuk Perkembangan Otak Anak

Dikatakan dr Handry bahwa dengan mencukupi kebutuhan gizi seimbang, perkembangan otak anak akan terjadi secara optimal. Hal ini akan menjadi pondasi kemampuan kognitif dan sosial serta kunci kesuksesan dalam pendidikan dan produktivitas anak di masa depan.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr Endang D Lestari, SpA(K), MPH, Ketua UKK Gizi dan Penyakit Metabolik IDAI. Ia mengatakan bahwa air susu ibu (ASI) memiliki peran penting dalam pencukupan kebutuhan gizi anak, terutama dalam 6 bulan pertamanya.

"Setelah 6 bulan ASI 'tok' saja tidak cukup. ‎Bayi harus diberikan makanan pendamping (MP-ASI) agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Setelah usia di atas satu tahun, bayi boleh diberikan makanan tambahan," ungkapnya lagi.

Kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang tak hanya diperlukan untuk perkembangan otak an‎ak. dr Endang mengatakan bahwa gizi seimbang juga diperlukan agar tumbuh kembang anak dapat berjalan maksimal.

"Kita kan juga nggak ingin anak nanti kurus atau pendek ya. Kalau gizi atau nutrisinya kurang kan nanti anak kurus, kalau kurus tentu saja daya tahan tubuh menurun yang menyebabkan anak rentan terserang penyakit," ungkapnya.

(mrs/vit)

Berita Terkait