Ibu Hamil Punya Hb dan Tekanan Darah Rendah? Ini yang Harus Diperhatikan

Ibu Hamil Punya Hb dan Tekanan Darah Rendah? Ini yang Harus Diperhatikan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Selasa, 11 Agu 2015 20:02 WIB
Ibu Hamil Punya Hb dan Tekanan Darah Rendah? Ini yang Harus Diperhatikan
Foto: thinkstock
Jakarta - Kondisi apapun yang tak biasa dan dimiliki oleh wanita saat hamil patut mendapatkan perhatian, termasuk ketika kadar Hb (hemoglobin) atau tekanan darah rendah.

Menurut dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Hari Nugroho, SpOG, pada dasarnya kehamilan memang mengakibatkan kadar Hb wanita lebih rendah dibandingkan saat tidak hamil, tetapi ini normal.

"Dibutuhkan zat besi yang cukup besar dibandingkan wanita tidak hamil agar ibu hamil bisa memproduksi lebih banyak sel darah merah. Pada ibu hamil dengan asupan makanan kurang baik dan kekurangan zat besi, sering terjadi anemia, bahkan kenyataannya, anemia pada ibu hamil sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi," ujar dr Hari kepada detikHealth, seperti ditulis pada Selasa (11/8/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh sebab itu, WHO memberikan rekomendasi agar ibu hamil secara rutin minum suplemen zat besi. Namun apabila kadarnya terlalu rendah seringkali dibutuhkan transfusi darah dan dicari penyebabnya, kemungkinan bukan sekadar kekurangan zat besi.

"Tekanan darah rendah sering ditemukan secara tidak sengaja saat kontrol ke tenaga medis dan dilakukan pengukuran tekanan darah, sebetulnya selama tidak ada keluhan hal ini tidak ada masalah. Tapi pada ibu hamil yang anemia dan diputuskan harus operasi caesar, apabila diperlukan dapat dilakukan transfusi darah," imbuhnya.

Pemilik akun Twitter @drharinugroho ini juga menuturkan bahwa hal ini sebenarnya tak hanya berlaku pada ibu hamil yang akan melakukan operasi caesar, tetapi juga mereka yang akan melakukan persalinan normal.

Tak ada salahnya Anda aktif bertanya mengenai kadar Hb dan tekanan darah tinggi saat hamil oleh dokter. Sebab jika penyebab rendahnya kadar tersebut sudah benar-benar diketahui, maka pengobatan dan tindakan medis yang tepat pun bisa dilakukan menjelang persalinan.

Baca juga: Hai Ibu Hamil, Kenali Perbedaan Kontraksi Normal dan Perangsang Persalinan

(ajg/vit)

Berita Terkait