Hingga suatu ketika Judy mengalami nyeri perut yang tak tertahankan. Ia pun mendatangi IGD Beverly Hospital, Beverly, Massachusetts untuk memeriksakannya.
Namun Judy terkejut ketika selepas diperiksa sang dokter justru mengatakan bahwa ia akan melahirkan. "Mereka bilang, "Kabar gembira, Anda tidak mengalami penyumbatan, tapi sedang hamil dan sebentar lagi akan melahirkan!" kisah Judy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Sisi Perut Sakit Setelah Olahraga, Apa Penyebabnya?
Ketika ditanya bagaimana perasaannya, Judy justru mengaku tak pernah terlintas dalam benaknya bahwa ia akan mengandung, apalagi melahirkan buah cintanya dengan sang suami. Judy merasa tubuhnya sudah menopause.
"Kami sudah menikah selama 22 tahun, tetapi saya tak kunjung hamil. Makanya tak pernah terlintas dalam pikiran saya tentang hal ini," tuturnya kepada ABC News dan dikutip Senin (9/11/2015).
Sang suami, Jason juga tak percaya jika seseorang bisa memiliki keturunan di usia senja seperti mereka. Jason bahkan sempat mengutarakan ia tak meyakini jika istrinya hamil mengingat perutnya terasa keras ketika hamil, bukannya empuk. "Kami kira itu aneh, dan tak terpikirkan jika itu sebenarnya adalah kehamilan," timpalnya.
Namun Jason meyakinkan setelah ini ia tak akan menambah keturunan lagi. Dalam waktu dekat, pria berumur 48 tahun itu berencana akan melakukan tindakan vasektomi. "Biar dia jadi satu-satunya putri kesayangan kami," tegas Jason.
Lucunya ketika meninggalkan rumah sakit, pasangan ini pun harus meminjam sejumlah perlengkapan bayi seperti gendongan bayi dan dudukan untuk bayi dalam mobil. Namun saking bahagianya mendengar kabar ini, sanak keluarga dan teman-teman Judy maupun Jason pun berbondong-bondong membelikan keperluan bayi untuk mereka.
Baca juga: Nekat Bercinta Saat Sedang Haid, Endometriosis dan Nyeri Hebat Mengintai
dr Kimberly Gecsi, ahli kandungan dari University Hospitals Case Medical Center, Cleveland menjelaskan kejadian di mana seorang wanita tidak menyadari dirinya tengah mengandung sampai detik-detik menjelang lahiran tergolong langka.
Akan tetapi bukan berarti wanita berumur 40-an tahun tidak bisa mengandung. "Wanita dalam range usia ini tidak bisa mengabaikan kontrasepsi hanya karena mengira dirinya sudah menopause. Mereka tetap harus mengkonsultasikan penggunaan kontrasepsinya pada dokter," sarannya.
(lll/vit)











































