Senin, 23 Nov 2015 07:02 WIB

Trik Siasati Nyeri Kontraksi Saat Melahirkan

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Untuk menghadapi persalinan, seorang perempuan butuh stamina yang oke. Nah,  untuk mempersiapkan stamina yang prima,  Anda bisa melakukan latihan fisik. Salah satunya dengan yoga.

"Bisa dilakukan di masa-masa kontraksi.  Jadi sambut kontraksi dengan napas, bukan dengan teriak atau menjambak rambut suami," ucap instruktur yoga Tia Pratignyo bercanda.

Hal itu disampaikan dia dalam Namaste Festival di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, dan ditulis pada Senin  (23/11/2015).

Menurut dia, gerakan yoga bisa membuat seseorang lebih rileks. Nah, jika ibu yang akan melahirkan merasa rileks maka akan lebih mudah terjadi pembukaan.

"Sebaliknya kalau nggak rileks akan lama bukaannya," tambah Tia.

Baca juga: Jalani Kehamilan Lebih Nyaman dengan Yoga

Bergerak dengan melakukan gerakan yoga, sambung Tia, bisa dilakukan saat seorang perempuan mengalami bukaan 1 hingga 5 dan bahkan hingga 7. Namun jika terjadi ketuban pecah dini, jangan memaksakan diri untuk bergerak, melainkan lebih disarankan untuk menata pernapasan.

"Saat melahirkan itu penting banget untuk relaksasi. Makanya boleh kok senyum, joget-joget pas kontraksi.  Harus diubah mindset-nya kalau melahirkan itu menakutkan dan menyakitkan jadi proses yang sangat menyenangkan," papar Tia.

Menurut kisah-kisah melahirkan yang Tia dengar, ada pula perempuan yang sama sekali tidak merasakan sakit. Bahkan ada pula yang merasakan orgasme.

Lalu gerakan yoga seperti apa yang bisa dilakukan saat kontraksi dialami? Bisa dengan standing, seperti gerakan naik tangga karena baik untuk membuka panggul. Bisa juga dengan slow dancing, yakni suami dan istri berpeluk, lalu goyang ke kanan dan ke kiri,  kemudian elus punggungnya.

Baca juga: Mulanya Ingin Kuruskan Badan, Kini Enno Lerian Jadi Hobi Olahraga (vit/vit)