Rabu, 03 Feb 2016 07:33 WIB

Wasir Saat Hamil Bikin Ibu Tak Bisa Melahirkan Normal? Cek Faktanya di Sini

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Wasir juga bisa dialami oleh ibu hamil. Ketika hal itu terjadi, apa berarti nantinya ibu tidak bisa bersalin secara normal? Nah, menurut dr Hari Nugroho SpOG, memiliki wasir bukan berarti ibu hamil tidak boleh melakukan persalinan normal. Wasir yang muncul pada keadaan hamil pun bukan indikasi absolut untuk harus operasi, demikian dikatakan dr Hari.

Meskipun, ia tidak menampik bahwa proses mengejan saat persalinan dapat meningkatkan derajat keparahan wasir. Pada kasus wasir yang berat, lanjut dr Hari, dokter kandungan akan mengonsulyasikan pasien ke dokter bedah untuk diketahui apakah perlu dilakukan tindakan atau tidak. Kemudian, apakah ibu boleh mengejan atau tidak.

"Pada umumnya wasir yang terjadi saat hamil tidak mengakibatkan ibu harus bersalin dengan caesar.sehingga ibu masih bisa bersalin normal," kata dokter yang praktik di RSUD Dr Soetomo Surabaya ini saat berbincang dengan detikHealth.

dr Hari mengungkapkan sejatinya kehamilan mengakibatkan meningkatnya jumlah darah yang ada di dalam pembuluh darah. Sehingga, tekanan hidrostatik yang ditanggung pembuluh darah pun meningkat. Akibatnya, seringkali terjadi bengkak di beberapa organ tubuh seperti tungkai dan salah satunya adalah wasir.

Dikatakan dr Hari, peningkatan tekanan di pembuluh darah balik inilah yang menyebabkan terjadi peningkatan insiden terjadinya wasir pada ibu hamil bahkan pada ibu hamil yang sebelum hamil tidak ada keluhan sama sekali. Namun, apabila wasir sudah muncul sebelum ibu mengandung, seringkali derajat keparahan wasir akan meningkat saat hamil.

Baca juga: Mengejan yang Seperti Ini Tidak Dianjurkan Saat Proses Persalinan

"Tidak perlu khawatir, seringkali wasir ini akan kembali normal seperti keadaan seperti sebelum hamil sekitar 40 hari pasca melahirkan. Penting juga untuk diingat agar derajat wasir tidak main parah, jaga pola makan dengan memperbanyak konsumsi serat supaya pada saat buang air besar ibu tidak mengejan terlalu keras sehingga semakin meningkatkan tekanan di pembuluh darah balik," terang dr Hari.

Apabila wasir masih menyebabnya nyeri, boleh diberikan obat anti nyeri sesuai dengan petunjuk dokter. Jika wasir dirasa sudah terlalu parah oleh si ibu, bolehkah ia menjalani operasi?

"Dalam kasus wasir yang semakin parah, misalnya benjolan keluar dan tidak bisa masuk lagi dan nyeri hebat atau perdarahan hebat, maka mau tidak mau harus dilakukan tindakan, walaupun sedang hamil. Tapi, indikasi dan pemilihan jenis operasi menjadi kewenangan dokter bedah sehingga dokter kandungan akan melakukan konsultasi ke dokter spesialis bedah untuk memastikan tindakan yang harus diambil," pungkas dr Hari.

Baca juga: Tak Melulu Operasi, Cara-cara Ini Juga Diyakini Bisa Atasi Wasir


(rdn/vit)