Rabu, 02 Mar 2016 16:31 WIB

Begini Kenaikan Berat Badan Saat Hamil yang Sehat Menurut Ahli

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Berat badan yang bertambah ketika hamil adalah sesuatu yang tak bisa dihindari. Tapi tetap penting agar seorang wanita menjaga kenaikan bobot secara sehat dan jangan jadikan hamil alasan untuk memaklumi diri banyak makan.

Ahli nutrisi sekaligus kontributor untuk LiveScience Katherine Tallmadge mengatakan bila berat bertambah terlalu banyak maka akan berdampak buruk untuk kesehatan sang ibu nantinya. Selain itu tambahan berat badan yang berlebihan juga lebih sulit dihilangkan pasca melahirkan.

Baca juga: Ibu Hamil Obesitas, Anaknya Lebih Berisiko Terkena Autisme

Menurut Tallmadge kenaikan berat yang wajar adalah 0,45 kilogram per minggu saat sudah memasuki trimester kedua dan ketiga. Untuk mencapai hal tersebut maka rata-rata kalori tambahan per hari yang boleh dikonsumsi oleh seorang ibu hamil adalah 300 kalori dari biasanya.

Sebagai contoh misalnya seorang wanita hamil bisa menambahkan dua gelas susu yang tiap gelasnya sekitar 100 kalori dan satu buah cemilan seperti biskuit dengan 100 kalori. Atau bila ingin lebih sehat lagi biskuit bisa juga diganti dengan ikan.

Dikutip dari LiveScience pada Rabu (2/3/2016), Tallmadge mengatakan yang jelas kebutuhan kalori tambahan itu sebaiknya diisi dengan asupan bernutrisi kaya kalsium, zat besi, dan asam folat. Tiga hal itu dibutuhkan untuk perkembangan janin yang optimal.

Ahli nutrisi ibu dan anak Profesor Kathleen Rasmussen dari Cornell University mengatakan pada trimester ketiga bayi akan mengalami penambahan lemak. Oleh sebab itu ibu harus mengonsumsi makanan yang cukup agar perkembangannya tak tertanggu. Namun saat itu ibu mungkin akan kesulitan makan banyak karena perutnya sudah 'penuh sesak'.

Solusinya ibu bisa makan dalam jumlah sedikit namun sering.

(fds/vit)