Catat, Ini Perubahan pada Mata yang Kerap Dialami Wanita Saat Hamil

ADVERTISEMENT

Catat, Ini Perubahan pada Mata yang Kerap Dialami Wanita Saat Hamil

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 05 Apr 2016 19:15 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta - Bagi ibu hamil, perubahan fisik seperti kenaikan bobot dan perubahan hormon kerap diulas. Meskipun, perubahan fisik salah satunya juga terjadi pada indra penglihatan.

Untuk itu, perlu diketahui beberapa perubahan pada mata yang bisa terjadi pada wanita hamil, seperti dikutip dari Women's Health berikut ini:

Baca juga: 2 Penyebab Mata Bengkak Setelah Menangis



1. Pandangan kabur

Pandangan kabur menjadi perubahan yang umum dialami ibu hamil. Sehingga, jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, pandangan kabur bukan berarti ukuran minus atau silindris berubah. Menurut dokter spesialis obgyn di Colorado Center for Reproductive Medicine, New York City, dr Brian Levine pandangan mata yang kabur bisa disebabkan kelengkungan lensa mata yang berubah karena pengaruh hormon.

"Tapi jika Anda sering mengalami pandangan kabur atau pandangan berbayang di trimester ketiga, baiknya waspada karena bisa jadi itu tanda dari preeklampsia. Sehingga, jangan sungkan untuk selalu mengonsultasikan kondisi Anda pada dokter," kata dr Levine.



2. Tidak nyaman saat pakai lensa kontak

Perubahan normal jumlah cairan dan hormon selama kehamilan, terutama estrogen, bisa mengubah ketebalan dan kelengkungan kornea. Salah satu efeknya, ibu hamil bisa merasa tidak nyaman ketika menggunakan lensa kontak atau kacamata.

Bahkan, sebuah survei dari DirectVision menemukan bahwa 26 persen wanita hamil memiliki perubahan ukuran minus dan silindrisnya. Jika mereka memakai lensa kontak, mereka juga melaporkan ketidaknyamanan. Dikatakan juru bicara American Academy of Ophthalmology, dr Anne Sumers, perubahan cairan dalam tubuh juga menyebabkan ablasi retina atau cairan di kornea.

"Namun perubahan itu akan membaik setelah melahikan sehingga sifatnya hanya sementara saja," kata dr Sumers.



3. Mata kering dan bengkak

Selama hamil, mata juga bisa terasa kering, seperti ada sesuatu yang mengganjal, dan lelah. Hal ini tak terlepas dari perubahan cairan dan hormon selama hamil. Sehingga, dr SUmers menyarankan Anda menggunakan air mata buatan yang aman.

"Air mata buatan tidak mengurangi jumlah air mata alami. Ini hanya membantu mata tetap lembab. Jika Anda bangun tidur dengan kelopak mata bengkak, biasanya akan mereda beberapa saat kemudian. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi juga bisa membantu menghindari kelopak mata yang bengkak," kata dr Sumers.



4. Proliferatif retinopati diabetik

Kondisi ini rentan dialami oleh wanita hamil yang sebelumnya sudah memiliki diabetes melitus tipe 1 atau 2, terutama yang tidak terkontrol. Proliferatif retinopati diabetik terjadi ketika beberapa pembuluh darah di area mata menutup sehingga menghambat aliran darah, kemudian tumbuhlah pembuluh darah baru di saraf optik atau iris.

"Terapi laser bisa dilakukan dan aman bagi ibu hamil, tapi sebelum melakukannya, berkonsultasilah ke dokter. Untuk itu, bagi ibu hamil, penting sekali memeriksakan kondisi matanya dengan teratur. Apalagi jika Anda memiliki penyakit penyerta atau mengalami gangguan pada mata selama hamil," tutur dr Sumers. (rdn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT