Rabu, 01 Jun 2016 13:04 WIB

Kolom Dokter

Mitos Nanas dan Kehamilan

dr Ridwan, SpOG - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai konsumsi nanas saat hamil, terutama saat hamil muda (trimester I). Banyak yang menganggap bahwa dengan mengonsumsi buah nanas dapat menyebabkan masalah pada kehamilan hingga terjadi keguguran.

Akibatnya buah yang kaya akan vitamin C ini banyak dihindari oleh ibu hamil. Faktanya, keguguran terutama 8 minggu pertama kehamilan, sebagian besar disebabkan oleh adanya masalah pada gen atau kromosom dari janin sehingga kehamilan tidak berkembang sebagaimana mestinya dan berakhir dengan keguguran.

Pada jumlah yang masuk akal, nanas sangat tidak mungkin untuk menyebabkan masalah. Sebaliknya, nanas merupakan buah yang cukup bernutrisi dan memberikan beberapa nutrisipenting selama awal kehamilan.

Nanas dan Keguguran

Dikaitkannya nanas dengan terjadinya keguguran karena nanas mengandung enzim bromelain. Enzim bromelain ini bersifat proteolitik, yaitu dapat menguraikan protein. Karena janin terbentuk dari protein maka mengkonsumsi nanas dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan dan keguguran.

Tetapi jumlah enzim bromelain dalam nanas sangat kecil sekali sehingga mengonsumsi nanas dalam jumlah yang lazim tidak mungkin menyebabkan perdarahan atau keguguran. Enzim bromelain yang terkandung dalam nanas mungkin baru akan menyebabkan masalah jika dikonsumsi sebanyak 7-10 buah nanas utuh pada satu waktu.

Jadi, mengonsumsi semangkuk nanas dua kali seminggu selama hamil muda akan sangat aman dan menyehatkan. Tetapi, jika bunda masih khawatir, maka nanas bisa dikonsumsi dalam bentuk nanas kalengan atau jus nanas. Karena, proses pengalengan dan pembuatan jus nanas akan menghilangkan sebagian besar bahkan seluruh enzim bromelain.

Nutrisi Penting dalam Nanas

Nanas merupakan sumber vitamin C dan mangan yang sangat baik. Juga merupakan sumber tembaga, vitamin B1, vitamin B6, asam folat, serat dan asam pantotenat yang baik.

Satu mangkuk nanas mengandung 80-85 mg vitamin C, di mana jumlah tersebut dapat memenuhi kebutuhan vitamin C untuk sehari selama masa kehamilan. Dari konsumsi nanas segar, bunda juga bisa mendapatkan sedikit zat besi, nutrisi yang dibutuhkan untuk produksi sel darah merah, juga asam folat, yang dapat membantu mencegah cacat otak dan tabung saraf.

Nanas untuk Memicu Munculnya Kontraksi

Menanti waktu terjadinya persalinan seringkali menyebabkan banyak ibu hamil menjadi frustasi. Akibatnya banyak ibu hamil yang mencoba mencari cara agar kontraksi bisa segera muncul sehingga persalinan bisa mulai terjadi.

Salah satu cara yang populer untuk memicu munculnya kontraksi adalah dengan mengkonsumsi nanas. Hal ini dipercaya karena adanya enzim bromelain yang dapat merangsang leher rahim dan memicu terjadinya persalinan.

Pada kenyataannya, nanas hanya mengandung sedikit bromelain. Sehingga untuk bisa memicu terjadinya kontraksi dibutuhkan paling sedikit tujuh buah nanas utuh.

Walaupun begitu, akibat mengkonsumsi begitu banyak nanas maka efek yang lebih mungkin terjadi adalah diare dari pada memicu persalinan. Menunggu kontraksi terjadi secara alamiah merupakan cara yang paling rasional karena persalinan merupakan proses yang alami.

*) dr Ridwan, SpOG adalah dokter spesialis kandungan di RSIA Kemang Medical Care. (vit/vit)