Sebaliknya banyak pasangan yang takut untuk mengkonsumsi air kelapa jika kehamilannya belum di trimester ketiga dengan alasan baru boleh dikonsumsi setelah trimester ketiga karena khawatir akan keguguran jika dikonsumsi di awal kehamilan.
Fakta
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan minuman olahraga, dengan jumlah yang sama maka di dalam air kelapa didapatkan jumlah kalori, gula dan natrium yang lebih sedikit dan kalium yang lebih tinggi.
Karena komposisi air kelapa tersebut, terutama karena kandungan kaliumnya yang tinggi tetapi dengan rendah natrium, terdapat beberapa manfaat kesehatan jika mengonsumsi air kelapa. Air kelapa merupakan cara alami untuk memenuhi kebutuhan cairan baik untuk kebutuhan sehari-hari, setelah berolah raga, pada kondisi diare atau muntah-muntah.
Karena kadar kaliumnya tinggi maka air kelapa bisa membantu memenuhi kebutuhan akan kalium. Kadar kalium yang tinggi juga bisa mengurangi terjadinya kram, terutama kram yang terjadi akibat kekurangan cairan dan elektrolit.
Saat kehamilan, air kelapa bisa dipertimbangkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan akibat mual atau muntah saat hamil di trimester pertama. Bahkan air kelapa juga bisa digunakan sebagai cairan elektrolit untuk memenuhi kebutuhan cairan saat melahirkan.
![]() |
Apakah konsumsi air kelapa bisa mempengaruhi warna kulit bayi? Hal ini pasti sering terlintas di kepala bunda. Karena itu, sebaiknya bunda mengetahui fakta mengenai hal-hal yang bisa mempengaruhi warna kulit bayi.
Warna kulit ditentukan oleh seberapa jumlah melanin pada kulit. Melanin (pigmen kulit) dihasilkan oleh melanosit yang berlokasi di kulit. Semua manusia mempunyai jumlah melanosit yang sama. Jumlah melanin yang di produksi oleh melanosit dikontrol oleh beberapa gen dan paparan terhadap sinar matahari.
Gen didapatkan dari kombinasi gen ayah dan ibu. Makin banyak melanin diproduksi maka kulit akan semakin gelap. Jadi warna kulit bayi merupakan hasil akhir kombinasi dari beberapa gen yang mengatur proses produksi melanin oleh melanosit.
Terdapat banyak kombinasi kemungkinan warna kulit bayi tergantung dari gen yang dibawa oleh sperma dan sel telur. Sperma dan sel telur masing-masing membawa tiga gen yang berkombinasi menjadi enam gen yang mempengaruhi hasil akhir warna kulit bayi.
Makin banyak membawa gen hitam maka akan makin gelap warna kulit bayi. Jadi warna kulit bayi mungkin saja lebih cerah, mirip atau lebih gelap dari warna kulit kedua orang tuanya.
Jadi, tidak ada kaitannya konsumsi air kelapa saat hamil dengan warna kulit bayi yang akan dilahirkan.Tetapi, bukan berarti tidak boleh mengkonsumsi air kelapa saat hamil karena air kelapa terbukti baik untuk kesehatan.
Vernix Casseosa
Apakah kulit bayi yang bersih itu lebih baik dari pada yang tampak kotor karena dilapisi oleh lapisan putih seperti lemak? Mungkin memang tampak kurang elok terlihat, tetapi ternyata banyak sekali fungsi dari lapisan yang disebut sebagai vernix casseosa ini.
![]() |
Vernix casseosa adalah lapisan yang berwarna putih, berbentuk seperti krim, terjadi secara alamiah yang melapisi kulit dari janin selama trimester akhir dari kehamilan. Zat ini berasal dari kelenjar minyak bayi dan terdiri dari sel minyak serta sel kulit yang telah mengelupas. Kandungan yang terdapat dalam zat tersebut terdiri dari air (80,5 persen), protein (10,3 persen) dan lipid (9,1 persen).
Penelitian terbaru telah mengungkapkan bahwa di dalam vernix juga terkandung polipeptida antimikroba yang mampu melindungi bayi dari invasi mikroba. Ketika bayi lahir, zat tersebut juga masih terdapat pada permukaan tubuh bayi. Zat ini berguna untuk mencegah infeksi karena mengandung protein yang memiliki sifat seperti antibiotik.
Vernix casseosa melapisi kulit bayi untuk melindungi kulit bayi baru lahir dan membantu adaptasi kulit di luar rahim pada minggu awal masa kelahiran JIKA tidak segera dibersihkan setelah melahirkan.
Fungsi yang paling penting adalah dengan membantu menjaga agar kulit bayi baru lahir agar tidak mudah kehilangan panas tubuh sehingga bayi tidak kedinginan.
Mengingat manfaat dari vernix casseosa ini maka panduan terbaru dari WHO adalah jika ditemukan adanya vernix casseosa maka tidak perlu membersihkan lapisan ini dari kulit bayi dan dibiarkan sampai mengering. Jadi, jangan merasa sedih jika bayi anda tampak seperti kotor karena dilapisi oleh vernix casseosa karena ternyata lapisan ini sangat berguna bagi bayi baru lahir.
*) dr Ridwan SpOG adalah dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSIA Kemang Medical Care Jaksel.
(vit/vit)













































