Jumat, 01 Jul 2016 08:31 WIB

Pertolongan Pertama untuk Ibu Hamil yang Sakit Kepala

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Dalam kondisi hamil, wanita memang tak dianjurkan sembarangan mengonsumsi obat mengingat efek yang bisa terjadi pada janin. Bahkan, ketika mengalami gangguan ringan seperti sakit kepala pun ibu hamil umumnya ragu dan takut minum obat.

Menanggapi hal ini, dr James Bernasko, Direktur Regional Perinatal Center di Stony Brook Children's Hospital mengatakan ketika ibu hamil sakit kepala, amat penting untuk mengetahui penyebabnya sebelum ibu mengonsumsi obat. Sebab, menurutnya sakit kepala saat hamil bisa jadi indikasi gangguan ringan atau justru amat berbahaya.

Dikatakan Bernasko, kemungkinan penyebab sakit kepala pada ibu hamil antara lain kelelahan, stres, ketegangan pada mata, dehidrasi, hidung tersumbat, fluktuasi hormon, konsumsi kafein, migrain, sampai preeklampsia. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, stroke, atau aneurisma, ketika mengalami sakit kepala yang amat parah, Bernasko menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter.

"Kadang sesuatu yang sederhana seperti cokelat bisa memicu sakit kepala selama kehamilan. Sehingga, penting mengevaluasi asupan apa saja yang Anda konsumsi. Akupunktur atau biofeedback therapy bisa dicoba untuk memungkinkan Anda menyalurkan dan menghilangkan rasa sakit," tutur Bernasko, dikutip dari Today.

Baca juga: Studi: Konsumsi Antidepresan Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Depresi

Sementara, untuk pilihan obat, Bernasko menyebutkan bahwa tylenol yang dijual sebagai acetaminophen generik merupakan obat sakit kepala yang relatif aman bagi ibu hamil dan tidak terkait dengan cacat lahir.

"Namun, hindari mengonsumsi lebih dari 1.500 mg dalam rentang waktu 24 jam karena jumlah yang berlebih bisa merusak liver Anda," tambahnya.

Sementara, golongan obat penghilang rasa sakit yang dikenal dengan NSAIDs (non-steroidal anti-inflammatory drugs) bisa dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan dokter. Sebab, penggunaan NSAIDs jangka panjang bisa mengiritasi lambung dan memengaruhi aliran darah di jantung bayi.

Sementara, dr Talia Gates, spesialis obstetri dan ginekologi di Jasper, Alabama mengatakan pada beberapa jenis sakit kepala yang sifatnya memperbesar pembuluh darah, konsumsi kafein bisa membantu. Sebab, kafein bersifat mempersempit pembuluh darah.

"Namun jika Anda tak hati-hati atau berlebih mengonsumsi kafein misalnya kopi, justru bisa memperburuk sakit kepala yang dialami. Sehingga, pertimbangkan lagi sudah berapa banyak kafein yang Anda konsumsi sebelumnya," kata Gates.

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Banyak Minum, Ini Caranya Agar Minum Air Tak Bikin Eneg

(rdn/vit)