Cerita Wanita di Italia yang Melahirkan Secara Normal di Usia 61 Tahun

Cerita Wanita di Italia yang Melahirkan Secara Normal di Usia 61 Tahun

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Kamis, 22 Sep 2016 12:04 WIB
Cerita Wanita di Italia yang Melahirkan Secara Normal di Usia 61 Tahun
Ilustrasi melahirkan (Foto: Thinkstock)
Roma - Di usia 61 tahun, wanita bernama Maria Rosaria Veneruso melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat pada Senin (19/9) lalu. Si bayi yang diberi nama Elia Francesco memiliki berat sekitar 3,5 kg.

Veneruso mengaku tidak menjalani terapi kehamilan sama sekali. Hanya saja, seperti dilansir wytv, Veneruso mengatakan pada dokter jika ia menjalani terapi hormon. Meski begitu, kehamilan yang dirasakan Veneruso menurutnya amat damai dan tidak menimbulkan masalah.

"Saya sudah mencapai mimpi saya. Masa depan tidak akan membuat saya takut," ujar Veneruso yang melahirkan di Castel Volturno, wilayah Campania, kepada media lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, dokter yang membantu proses persalinan Veneruso, dr Stefano Palmieri mengatakan tidak ada masalah berarti yang dialami wanita itu selama mengandung. Menurut dr Palmieri, kehamilan Veneruso adalah kehamilan yang 'damai'.

Selain itu, selama hamil Veneruso dikatakan berada dalam kondisi fisik yang baik dan sehat kemudian ia pun tetap rutin berolahraga selama hamil. Apa yang terjadi pada Veneruso turut disoroti oleh dr Leila Hanna, konsultan obstetri dan ginekologi di BMI The Sloane Hospital.

Baca juga: Wanita-wanita Seperti Ini Tak Boleh Melahirkan Secara Normal

Kepada Mail Online, dr Hanna mengatakan terlihat amat tidak mungkin jika kehamilan yang dialami Veneruso tanpa donor sel telur. Apalagi, mengingat banyak donor sel telur di seluruh dunia yang memungkinkan wanita bisa mengandung di kemudian hari.

"Meskipun, bisa saja terjadi keajaiban. Tapi wanita tidak bisa hamil secara alami di usia 61 tahun," ujar dr Hanna.

Beberapa waktu lalu, dr Yassin Yanuar, MIB, SpOG mengatakan seiring bertambahnya usia wanita, kemampuannya memproduksi sel telur dengan kualitas dan kuantitas yang baik semakin menurun. Dikatakan dr Yassin, saat lahir, jumlah sel telur wanita sekitar 700 ribu kemudian mengalami penurunan hingga saat pubertas, tinggal 400 ribu.

"Saat berusia 37 tahun, jumlah sel telurnya makin kurang hingga menjelang menopause jumlahnya sekitar 25 ribu. Nah, dari masa pubertas wanita mengalami 300 sampai 400 kali ovulasi," kata dr Yassin.

Faktanya, Veneruso bukanlah wanita tertua yang melahirkan bayinya secara normal. Dikutip dari ITV, seorang wanita Inggris yang tak diketahui namanya melahirkan di tahun 1887. Menurut Lancet Medical Journal, wanita itu melahirkan bayi laki-laki kembar tiga di usia 62,5 tahun. Ketiga bayi kembar itu adalah anak ke-11, 12, dan 13-nya.

Sementara, awal tahun ini Mohinder Singh Gill dari India disebut menjadi wanita tertua yang berhasil melahirkan bayinya di usia 70 tahun, setelah ia menjalani prosedur bayi tabung bersana sang suami yang berumur 79 tahun.

Baca juga: Dibanding Melahirkan Normal, Caesar Lebih Memicu Nyeri Panggul

(rdn/vit)

Berita Terkait