Kamis, 03 Nov 2016 07:15 WIB

Pembukaan Jalan Lahir Tak Kunjung Bertambah, Pasti Melahirkan Secara Caesar?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Jika pada saat persalinan, pembukaan jalan lahir seorang ibu tak kunjung bertambah, apakah harus selalu diatasi dengan operasi caesar? Yuk simak apa kata dokter.

"Itu biasanya ada skoring. Jadi kita cek kematangan dari serviks. Biasanya di kehamilan 37-40 minggu sudah matang. Tapi ada kondisi serviks sangat kaku sehingga tidak bisa membuka dengan sempurna," ujar dr Boy Abidin SpOG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, dalam perbincangan dengan detikHealth beberapa waktu lalu.

Menurutnya, belum diketahui pasti kenapa ada kondisi di mana serviks terlalu kaku. Namun masalah ini bisa terjadi dan beberapa kali dijumpai dokter.

"Tapi ada juga yang serviks terbuka terus, problem incompetence cervix yang membuat orang keguguran terus karena serviksnya terlalu longgar. Jadi itu anatomi dari serviks sendiri," imbuh dr Boy.

Operasi caesar juga menjadi pilihan jika panggul ibu sempit atau plasenta menutupi seluruh jalan lahir. Sebab kondisi ini menghalangi upaya melahirkan secara normal.

Carol Sakala, Direktur Childbirth Connection Programs di National Partnership for Women & Families beberapa waktu lalu menegaskan jika memang sejak awal terdapat indikasi ibu tidak bisa melahirkan normal sehingga membutuhkan operasi caesar, maka tidak masalah. Ini lebih baik daripada ibu dipaksa melahirkan secara normal tapi justru bisa terjadi dampak yang tidak diinginkan.

Baca juga: Ketika Pembukaan Jalan Lahir Sudah Lengkap Tapi Bayi Tak Kunjung Lahir

Sementara itu dr Hari Nugroho, SpOG, dari Divisi Ginekologi Onkologi Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD dr Soetomo Surabaya menyebut operasi caesar bisa lebih menguntungkan bagi ibu dan bayi bila memang dilakukan dengan indikasi medis yang jelas. Karena punya waktu untuk melahirkan bayi yang lebih cepat, operasi caesar darurat berguna apabila terjadi gawat janin.

"Ibu tidak mengalami nyeri, karena dalam pengaruh obat bius. Tetapi risiko yang terjadi akibat operasi lebih besar dibanding hanya menghindari nyeri, hal ini yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil," tegas dr Hari.

dr Andriana Kumala Dewi, SpOG dari RS Bethsaida, Tangerang, dalam kesempatan berbeda menerangkan biasanya ada batas waktu sampai kapan upaya melahirkan secara normal dilakukan. Jika pembukaan jalan lahir sudah lengkap namun bayi tak juga lahir, dokter akan melakukan evaluasi.

Jika posisi kepala bayi tidak juga turun, maka dipertimbangkan dilakukan operasi caesar. Atau bisa juga dilakukan vakum. Jalan apapun yang akan diambil, semua berdasar evaluasi kondisi ibu dan bayinya.

Baca juga: Ketika Nyeri Kontraksi Sering Terasa Tapi Pembukaan Tak Juga Bertambah


(ajg/vit)