Benarkah Melahirkan dalam Posisi Jongkok Lebih Baik dari Metode Bersalin Lain?

Benarkah Melahirkan dalam Posisi Jongkok Lebih Baik dari Metode Bersalin Lain?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 11 Nov 2016 14:09 WIB
Benarkah Melahirkan dalam Posisi Jongkok Lebih Baik dari Metode Bersalin Lain?
Foto: thinkstock
Jakarta - Pada kehamilan yang tidak berisiko, ibu bisa saja melahirkan dalam posisi jongkok. Sebenarnya, apa kelebihan dari melahirkan dengan posisi ini? Dan benarkah jika posisi bersalin ini lebih baik ketimbang metode bersalin lainnya?

"Sampai saat ini belum ada penelitian RCT (randomized control trial) dan metaanalisis terkait bersalin jongkok dibanding metode bersalin yang lain, " tutur dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG saat berbincang dengan detikHealth.

Namun, ditambahkan dr Erza, secara hukum fisika gravitasi 'membantu' kepala bayi lebih mudah untuk turun. Selain itu, mengejan dengan posisi jongkok juga lebih kuat untuk mengeluarkan kepala bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun bagi saya yang penting adalah kenyaman ibu. Bila memang ibu merasa kikuk dan tidak nyaman untuk posisi seperti ini, maka tidak perlu dipaksakan," kata dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Divisi Fetomaternal RSU Dr Soetomo Surabaya dan RS Pendidikan Universitas Airlangga tersebut.

Terkait melahirkan dengan posisi jongkok bisa memperkecil kemungkinan ibu akhirnya melahirkan caesar, dr Erza mengatakan pada prinsipnya operasi caesar dilakukan dengan indikasi. Misalnya saja, terdapat kemacetan persalinan, maka ada indikasi untuk bersalin secara cesar.

Baca juga: Jika Mengalami 10 Hal Ini, Tandanya Ibu akan Segera Melahirkan

dr Erza menambahkan, dirinya belum menjumpai penelitian yang melaporkan kegagalan bersalin jongkok yang berakhir dengan operasi cesar. Pada beberapa kasus, kerap dijumpai ibu yang melahirkan saat sedang jongkok di toilet.

Menanggapi hal ini, dr Erza mengatakan memang posisi jongkok bisa memudahkan. Tapi ingat, tentunya tidak ideal jika ibu melahirkan di toilet. Untuk itu, apabila ibu bersalin jongkok, maka tempat bersalin didesain sedemikian rupa agar membantu kelancaran persalinan.

"Soal apakah posisi jongkok bisa mengurangi sakit atau nyerinya kontraksi saat melahirkan, sebenarnya kontraksi rahim 'diterjemahkan' sebagai nyeri oleh tubuh kita. Ambang nyeri setiap individu berbeda dan tentunya bergantung banyak faktor," kata dr Erza.

"Lamanya bersalin, riwayat persalinan sebelumnya, dan estimasi berat bayi amat menjadi beberapa hal yang penting dalam keberhasilan persalinan," pungkas dr Erza.

Baca juga: Persiapan Melahirkan, Sebaiknya Cari Fasilitas Kesehatan yang Pro ASI


(rdn/vit)

Berita Terkait