Senin, 21 Nov 2016 11:05 WIB

Persiapan Melahirkan, Ibu Hamil Perlu Tahu Alasan Tak Boleh Sembarang Mengejan

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Anda sedang hamil tua? Wah, semangat ya Bu, sebentar lagi si kecil lahir ke dunia. Nah, sebagai persiapan melahirkan melalui vagina, khususnya bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan, tidak boleh mengejan sembarangan lho.

Ya, mengejan pada saat melahirkan melalui vagina atau dikenal sebagai persalinan normal, memang tidak boleh sembarangan. Ada waktu-waktu tertentu untuk mengejan. Ibu hamil biasanya dibolehkan mengejan jika pembukaan jalan lahir sudah lengkap 10.

Lalu apa risikonya jika pembukaan jalan lahir belum lengkap tapi ibu sudah mengejan? "Karena jalan lahirnya belum lengkap, kalau ibu ngeden maka terjadi risiko. Satu terjadi robekan serviks, kedua risiko ada stres pada bayi karena bayi mentok ketahan sama yang di bawah," terang dr Boy Abidin SpOG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, dalam perbincangan dengan detikHealth beberapa waktu lalu.

Pengejanan sebelum waktunya selain membuat bayi stres, juga membahayakan bayi akibat penekanan berlebihan.

Hal senada disampaikan dr Sigit Pradono Diptoadi, SpOG dari RSIA Grand Family. dr Sigit, menganalogikan jalan lahir dengan pintu. Jadi jika jalan lahir belum terbuka sempurna, ibaratnya seperti pintu yang masih tertutup. Sehingga ketika dipaksa ada yang akan masuk atau keluar, maka pintu terdobrak dan menjadi rusak.

Baca juga: Saat Proses Persalinan, di Waktu-waktu Ini Ibu Boleh Mulai Mengejan

"Ketika ibunya mengeden sebelum pintunya terbuka maka risikonya ada robekan di mulut rahim karena belum mateng. Jadi harus nunggu mateng dulu baru bisa keluar," tutur dr Sigit.

Selain itu, sambung dr Sigit, bisa ada kaput atau penumpukan cairan di bawah kulit bayi karena tertekan terus sedangkan jalan lahir belum terbuka. Akibat hal ini terjadilah pembengkakan.

"Sebenarnya bengkaknya tidak berbahaya tapi menambahkan ruang di jalan lahir yang sudah ngepas ditambah lagi, takutnya jadi macet. Juga fisiknya ibu ketika sudah pembukaan lengkap dia udah nggak punya tenaga lagi untuk mengejan karena sebelumnya sudah banyak mengejan," papar dr Sigit.

dr Boy menyarankan ibu hamil mengikuti kelas senam hamil agar diajarkan cara-cara mengejan yang baik. "Ngejan sebenarnya proses yang alamiah yang setiap ibu bisa persiapkan secara mental dan fisik, jadi positif thinking," pesan dr Boy.

Lalu bagaimana jika saat proses persalinan muncul rasa ingin mengejan padahal belum diperbolehkan? "Dengan teknik pernapasan, tarik napas dalam lalu ditahan sedikit dan dikeluarkan pelan-pelan. Ditahan berapa lama? Sekitar 2-3 detik, lalu miringkan badan supaya sedikit meredakan karena sebenarnya itu kan juga dari nyerinya," jelas dr Sigit.

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Tahu! Tak Cuma di Kaki, Varises pun Bisa Muncul di Vagina

Mengejan yang benar adalah saat seperti sedang BAB. Sedangkan mengejan yang salah tidak memudahkan keluarnya bayi dari jalan lahir, sehingga yang terjadi hanyalah si ibu yang berteriak-teriak. (vit/up)