Fakta Soal Hubungan Seks Saat Hamil yang Perlu Diketahui (2)

Fakta Soal Hubungan Seks Saat Hamil yang Perlu Diketahui (2)

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 13 Des 2016 19:34 WIB
Fakta Soal Hubungan Seks Saat Hamil yang Perlu Diketahui (2)
Foto: thinkstock
Jakarta - Wanita bisa mengalami berbagai perubahan dalam kehidupan seksualnya ketika sedang mengandung. Tapi, bukan berarti selama hamil si calon ibu tak bisa lagi berhubungan intim lho.

Terkait hal ini, ada fakta-fakta soal hubungan seks saat hamil yang perlu Anda ketahui. Apa saja? Yuk simak pemaparannya.

Baca juga: Ini Efeknya Bagi Ibu dan Bayi Jika Ibu Hamil Malas Bergerak

1. Hubungan intim tidak meningkatkan risiko keguguran

Foto: Dok. Thinkstock
dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengungkapkan saat hamil wanita tetap boleh berhubungan intim. dr Hari melanjutkan, tidak terbukti bahwa selama hamil lalu bercinta itu bisa meningkatkan risiko keguguran.

"Tidak ada batasan sebaiknya bercinta setelah usia kehamilan berapa minggu tetapi jika ada keluhan sebaiknya ditunda," katanya.

Beberapa keluhan yang membuat hubungan intim baiknya ditunda misalkan saja perdarahan berulang dan adanya ancaman keguguran. Nah, ketika ibu hamil bercinta lantas merasa tidak nyaman, disarankan untuk mengganti posisi berhubungan seks yang digunakan dan dicari yang paling nyaman. Jika dirasa tidak ada posisi yang membuat nyaman, menurut dr Hari sebaiknya tidak berhubungan intim dulu.

2. Posisi bercinta yang aman saat berhubungan intim

Foto: thinkstock
Pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda MS menekankan terapkan posisi hubungan seksual yang nyaman bagi istri ketika pasutri hendak bercinta ketika istri hamil. Posisi yang nyaman menurut dr Andri merujuk pada posisi yang tidak sampai menekan perut istri yang sedang membesar.

"Yaitu posisi 'rear entry position' atau hubungan intim dari belakang bokong atau punggung istri. Atau 'Side by Side Position' yakni hubungan intim dengan posisi saling menyamping," kata dr Andri.

3. Infeksi menular seksual bisa menyebabkan masalah pada kehamilan

Foto: ilustrasi/thinkstock
Pakar kesehatan masyarakat Donna Begg menyampaikan Infeksi Menular Seksual (IMS) bisa menimbulkan masalah pada kehamilan. Ketika IMS dialami ibu, ada risiko ibu akan menularkan infeksi yang dialami ke bayinya.

"Sementara ketika suami yang dikhawatirkan memiliki IMS, hubungan intim dengan memakai kondom bisa jadi pencegahan yang baik. Untuk itu, skrining di awal-awal kehamilan atau bahkan pernikahan penting dilakukan pasutri," kata Begg.

4. Perdarahan setelah berhubungan seks itu tidak normal

Foto: thinkstock
Menurut Begg, kram normal dialami wanita termasuk saat hamil selama mereka berhubungan seks atau saat orgasme. Tapi, ketika kram itu tidak kunjung hilang apalagi disertai perdarahan, segeralah cek ke dokter.

"Jika kehamilan Anda berisiko dan dokter menyarankan untuk menghindari seks selama hamil, perlu tanyakan lagi apakah Anda hanya harus menghindari proses penetrasi, orgasme, atau memang harus setop bercinta," kata Begg.

5. Ada wanita yang tak bergairah saat hamil

Foto: ilustrasi/thinkstock
Tak sedikit wanita yang mengalami fluktuasi gairah seksual selama masa kehamilannya. Menurut Begg, Anda bisa saja merasa mual, murung, dan lelah terutama di trimester pertama kehamilan.

"Untuk itu penting bagi pasangan untuk saling berbagi soal perasaannya. Apalagi, dukungan suami amat penting bagi istri dalam menghadapi perubahan yang terjadi saat mengandung. Jangan lupa habiskan lebih banyak waktu bersama supaya keintiman Anda tetap terjaga," tutur Begg.

Halaman 2 dari 6
dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengungkapkan saat hamil wanita tetap boleh berhubungan intim. dr Hari melanjutkan, tidak terbukti bahwa selama hamil lalu bercinta itu bisa meningkatkan risiko keguguran.

"Tidak ada batasan sebaiknya bercinta setelah usia kehamilan berapa minggu tetapi jika ada keluhan sebaiknya ditunda," katanya.

Beberapa keluhan yang membuat hubungan intim baiknya ditunda misalkan saja perdarahan berulang dan adanya ancaman keguguran. Nah, ketika ibu hamil bercinta lantas merasa tidak nyaman, disarankan untuk mengganti posisi berhubungan seks yang digunakan dan dicari yang paling nyaman. Jika dirasa tidak ada posisi yang membuat nyaman, menurut dr Hari sebaiknya tidak berhubungan intim dulu.

Pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda MS menekankan terapkan posisi hubungan seksual yang nyaman bagi istri ketika pasutri hendak bercinta ketika istri hamil. Posisi yang nyaman menurut dr Andri merujuk pada posisi yang tidak sampai menekan perut istri yang sedang membesar.

"Yaitu posisi 'rear entry position' atau hubungan intim dari belakang bokong atau punggung istri. Atau 'Side by Side Position' yakni hubungan intim dengan posisi saling menyamping," kata dr Andri.

Pakar kesehatan masyarakat Donna Begg menyampaikan Infeksi Menular Seksual (IMS) bisa menimbulkan masalah pada kehamilan. Ketika IMS dialami ibu, ada risiko ibu akan menularkan infeksi yang dialami ke bayinya.

"Sementara ketika suami yang dikhawatirkan memiliki IMS, hubungan intim dengan memakai kondom bisa jadi pencegahan yang baik. Untuk itu, skrining di awal-awal kehamilan atau bahkan pernikahan penting dilakukan pasutri," kata Begg.

Menurut Begg, kram normal dialami wanita termasuk saat hamil selama mereka berhubungan seks atau saat orgasme. Tapi, ketika kram itu tidak kunjung hilang apalagi disertai perdarahan, segeralah cek ke dokter.

"Jika kehamilan Anda berisiko dan dokter menyarankan untuk menghindari seks selama hamil, perlu tanyakan lagi apakah Anda hanya harus menghindari proses penetrasi, orgasme, atau memang harus setop bercinta," kata Begg.

Tak sedikit wanita yang mengalami fluktuasi gairah seksual selama masa kehamilannya. Menurut Begg, Anda bisa saja merasa mual, murung, dan lelah terutama di trimester pertama kehamilan.

"Untuk itu penting bagi pasangan untuk saling berbagi soal perasaannya. Apalagi, dukungan suami amat penting bagi istri dalam menghadapi perubahan yang terjadi saat mengandung. Jangan lupa habiskan lebih banyak waktu bersama supaya keintiman Anda tetap terjaga," tutur Begg.

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads