Rabu, 04 Jan 2017 14:36 WIB

Ibu Hamil Disarankan Kurangi Makanan Olahan Tepung dan Gula, Ini Alasannya

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Dr Idral Purnakarya, SKM, MKM (Foto: Reza/detikHealth)
Jakarta - Apakah Anda sedang hamil? Jika iya, sebaiknya mengurangi konsumsi makanan olahan tepung dan gula. Apa alasan di balik saran tersebut?

Saran tersebut mengacu ke penelitian terbaru pada masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat, yang dilakukan Dr Idral Purnakarya, SKM, MKM. Idral mencari tahu hubungan diet dan pola makan lokal masyarakat Minangkabau terhadap status zinc pada ibu hamil.

Hasilnya ditemukan bahwa konsumsi makanan olahan tepung seperti kue, mie instan, roti dan minuman mengandung gula berpotensi mengurangi penyerapan zinc yang bisa berdampak buruk pada kandungan ibu hamil.

Baca juga: Mengulik Kandungan Gizi Ikan Nike yang Banyak Ditemui di Sulawesi Utara

"Hasil penelitian ini menemukan bahwa rata-rata kadar serum seng (zinc) pada ibu hamil di Minangkabau adalah 10,1 micromole per liter. Ditemukan pula sebesar 8,1 persen ibu hamil yang mengalami defisiensi zinc," tutur Idral, ditemui usai sidang promosi doktoralnya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).

Penelitian dilakukan kepada 360 ibu hamil dengan usia kehamilan 16 hingga 32 minggu. Seluruh partisipan merupakan ibu hamil dari etnis Minangkabau dan tinggal di Minangkabau, Sumatera Barat.

Penelitian dengan principal component analysis (PCA) menunjukkan ada 7 jenis pola makan ibu hamil di Minangkabau yakni pola makan bersumber nabati, ikan, ayam dan jeroan, tepung dan gula, daging, santan, kacang-kacangan serta pola makan hasil laut dan olahan susu.

Ditemukan ibu hamil yang mengurangi asupan makanan tepung dan gula satu kali saja dalam sehari mampu meningkatkan kadar zinc sebesar 0,179 micromole per liter. Selain itu, melebihkan asupan zinc 1 gram per hari dapat meningkatkan kadar zinc dalam darah hingga 0,083 micromole per liter.

Hasil lainnya menyebut asupan makanan dari laut (seafood dan sejenisnya) dan makanan olahan susu juga dapat meningkat jumlah zinc secara signifikan. Namun dari seluruh partisipan, hanya kurang dari 17 persen yang memenuhi angka kecukupan gizi sempurna.

Baca juga: Ibu Hamil Bingung Pilih Menu Makan? Ini Tips Diet Sehatnya per Trimester

Meski hanya dilakukan pada etnis Minangkabau, Idral mengatakan penelitiannya cukup mampu menggambarkan bagaimana pola makan ibu hamil secara umum di Indonesia, dan pengaruhnya pada penyerapan mikronutrien seperti zinc. Untuk itu, ia berpesan agar ibu hamil harus melakukan pola gizi seimbang demi kesehatan dirinya serta janin.

"Pola gizi seimbang harus dilakukan agar seluruh komponen mikronutrien dan makronutrien bisa tercukupi. Jangan hanya karbohidrat, lemak atau protein saja tapi zat besi, zinc, kalsium juga harus terpenuhi," terangnya. (mrs/vit)