ADVERTISEMENT

Rabu, 04 Jan 2017 15:45 WIB

Jangan Sepelekan, Begini Dampaknya Jika Ibu Hamil Kekurangan Zinc

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: iStock
Jakarta - Ada alasan khusus mengapa dokter kandungan dan bidan selalu mengingatkan ibu hamil untuk makan makanan bergizi seimbang dan menghindari makanan instan. Hal ini berhubungan dengan kadar penyerapan mikronutrien zinc pada tubuh.

Dr dr Dwiana Ocviyanti, SpOG dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan meski disebut sebagai mikronutrien, kekurangan zinc yang dialami ibu hamil bisa berakibat pada munculnya berbagai macam masalah kandungan. Masalah yang dialami pun berupa-rupa dan tak hanya mengancam di awal kehamilan saja.

"Zinc itu sangat penting bagi ibu hamil karena berperan dalam perkembangan janin. Kekurangan zinc bisa menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir cacat, bayi tidak berkembang dalam janin, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah," tutur dr Dwiana, ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).

Baca juga: Ibu Hamil Disarankan Kurangi Makanan Olahan Tepung dan Gula, Ini Alasannya

Pada ibu, kekurangan zinc juga bisa meningkatkan risiko ibu hamil mengalami depresi pasca melahirkan. Selain itu, anak yang kekurangan zinc saat berada dalam kandungan juga memiliki risiko mengalami keterlambatan tumbuh kembang,

Dijelaskan dr Dwiana, Kekurangan zinc bisa disebabkan karena beberapa hal. Pertama, tentu saja karena pola makan ibu hamil tidak seimbang dan lebih banyak karbohidrat dan gula. Konsumsi terlalu banyak karbohidrat, terutama makanan olahan tepung, diketahui menghambat penyerapan zinc.

Kedua, ibu hamil bisa saja kekurangan asupan protein. Protein, baik hewani maupun nabati, merupakan sumber utama zinc bagi tubuh. Untuk itu, usahakan agar ibu hamil lebih banyak mengonsumsi daging dan kacang-kacangan.

"Kalau di pedesaan mungkin susah makan daging, karena tidak setiap hari potong kerbau atau sapi. Jika begitu, bisa diganti dengan protein nabati, tahu dan tempe misalnya. Karena makanan tinggi protein itu zincnya juga tinggi," tutur wanita juga menjabat sebagai ketua program studi program pendidikan dokter spesialis obstetri ginekologi FKUI ini.

Baca juga: Ibu Hamil Bingung Pilih Menu Makan? Ini Tips Diet Sehatnya per Trimester (mrs/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT