Selasa, 23 Mei 2017 15:11 WIB

Asupan Tepat Bagi Ibu Hamil dan Menyusui Saat Berpuasa

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: ilustrasi puasa saat hamil/thinkstock Foto: ilustrasi puasa saat hamil/thinkstock
Jakarta - Puasa Ramadan sudah di depan mata. Bagi ibu hamil dan menyusui yang hendak berpuasa, sebaiknya perhatikan benar asupan Anda ya agar tidak lemas dan si jabang bayi juga tumbuh optimal.

Nah, agar ibu hamil dan menyusui tidak kekurangan nutrisi saat menjalankan ibadah puasa, yuk simak saran-saran dari dokter.

"Sebenarnya agama kan memberi kelonggaran untuk nggak berpuasa pada ibu hamil. Tapi kalau mau puasa juga nggak kenapa tapi perlu dilihat kondisi juga ya dan ingat prioritas," ucap dr Diana F Suganda MKes SpGK dalam acara 'Nutrisi Seimbang Bagi Ibu Hamil dan Menyusui Selama Berpuasa' yang digelar RS Pondok Indah di JJ Royal Bistro, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017).

Baca juga: Jika 3 Ketentuan Ini Terpenuhi, Ibu Hamil Boleh Berpuasa

Lebih lanjut, dr Diana menjelaskan untuk pola makan yang sebaiknya diterapkan, yaitu makan saat sahur, makan saat berbuka dan makan sebelum tidur. Hal ini dilakukan untuk mengatasi nutrisi yang berkurang saat berpuasa di siang hari.

"Nah saat sahur sebaiknya ibu konsumsi karbohidrat kompleks ya seperti oatmeal, nasi merah. Karena itu sulit dicerna sehingga kenyang lebih lama," ucap dokter sekaligus ibu dari dua anak ini.

Kemudian, dr Diana melanjutkan, saat sahur konsumsi protein sebaiknya dilebihkan sebagai cadangan tenaga di siang hari. Selain itu, untuk kebutuhan memenuhi kebutuhan serat ibu juga harus mengonsumsi sayur dan buah.

"Sahur hindari makanan berlemak. Karena lemak proses paling akhir dan paling lama di tubuh sehingga memicu rasa mual dan kembung," sambung dr Diana.

"Kalau minum air pas sahur sebaiknya dua sampai tiga gelas ya yang 250 cc. Jadi bangun tidur, saat makan dan menjelang imsak," ucap dokter lulusan Universitas Indonesia ini.

Lantas, saat berbuka makanan yang sebaiknya dikonsumi pertama adalah buah kurma. Sebab buah kurma dapat menaikan gula darah yang semula turun dengan cepat.

"Jangan makan yang lemak-lemak deh saat buka seperti kolak. Itu kan perut lagi kosong ya bukannya gula darah naik cepat malah bikin begah," imbuh dr Diana.

Selanjutnya, ibu bisa mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang antara karbohidrat, protein dan lemak. Nah, untuk air putih ibu harus mengonsumsi hingga total 10 sampai 12 gelas setiap harinya.

"Pokoknya total 10 sampai 12 gelas itu diatur ya waktunya. Pas mau tidur ingat juga konsumsi makanan atau snack seperti susu atau kacang rebus," pungkas dr Diana.

Untuk itu, ia mengingatkan ibu agar berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu saat akan menjalankan ibadah puasa. Sebab akan sangat berisiko jika ibu mengalami masalah-masalah saat berpuasa.

Baca juga: Puasa Saat Hamil, Ini Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

(vit/vit)
News Feed