Jelang FIFA Series 2026, nama Elkan Baggott mencuri perhatian. Pasalnya, coach John Herdman memanggil lagi pemain bertahan Ipswich Town tersebut untuk membela Timnas Indonesia.
Muncul guyonan dari John Herdman terkait alasan mengapa Elkan kembali mengisi skuad setelah kurang lebih dua tahun 'absen'. Sambil tertawa, eks pelatih Timnas Kanada tersebut mengatakan postur jangkung Elkan jadi salah satu alasannya.
Dikutip dari laman Transfermarkt, tinggi Elkan saat ini ada di angka 196 cm membuatnya menjadi salah satu pemain tertinggi di timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyoal Tubuh Jangkung Elkan Baggott
Elkan William Tio Baggott lahir pada 23 Oktober 2002 di Bangkok, Thailand. Dirinya merupakan pesepakbola blasteran Indonesia-Inggris. Darah Indonesia mengalir dari sang ibu, sedangkan Inggris dari sang ayah.
Dikutip dari World Population Review, rata-rata tinggi laki-laki di Inggris atau United Kingdom berkisar 178,21 cm. Faktor genetika dari sang ayah sedikit banyak berperan dalam tinggi Elkan.
Sebuah jurnal yang dipublikasikan di MedlinePlus Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa para ilmuwan memperkirakan bahwa sekitar 80 persen tinggi badan seseorang ditentukan oleh variasi urutan DNA yang mereka warisi, tetapi gen mana yang mengalami perubahan ini dan apa yang mereka lakukan untuk memengaruhi tinggi badan hanya sebagian dipahami.
Bagi sebagian besar individu, tinggi badan, sebagian besar dikendalikan oleh kombinasi varian genetik yang masing-masing memiliki efek yang lebih moderat pada postur, ditambah kontribusi yang lebih kecil dari faktor lingkungan (seperti nutrisi).
Selain itu, Elkan sendiri juga terbukti masih bertambah tinggi di usianya yang sudah masuk dewasa. Hal ini terbukti pada saat diperkenalkan PSSI di tahun 2021, Elkan yang saat itu berusia 18 tahun, dilaporkan berpostur 194 cm.
Sementara, di tahun 2026, melalui laman Transfermarkt, dalam profil Elkan tercatat dirinya memiliki tinggi 196 cm, atau bertambah 2 cm dalam 5 tahun terakhir.
Dengan postur yang hampir 2 meter tersebut, Elkan memang memiliki kemampuan dalam memenangi bola-bola udara. Terbukti setidaknya dua gol tercipta saat melawan Malaysia (AFF 2020), Taiwan (Kualifikasi Piala Asia U-23).











































