Kisah Alexander Zverev, Juara US Open 2026 yang Hidup dengan Diabetes Tipe 1

Kisah Alexander Zverev, Juara US Open 2026 yang Hidup dengan Diabetes Tipe 1

detikHealth
Senin, 21 Sep 2026 07:04 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Tennis - U.S. Open - Flushing Meadows, New York, United States - September 13, 2026 Germanys Alexander Zverev celebrates after winning the mens singles final against Ben Shelton of the U.S. REUTERS/Mike Segar     TPX IMAGES OF THE DAY
Alexander Zverev (Foto: REUTERS/Mike Segar)
Jakarta -

Alexander Zverev menutup perjalanan gemilangnya di Grand Slam 2026 dengan menjadi juara US Open 2026. Di balik prestasinya, petenis asal Jerman tersebut menjalani karier profesional sambil hidup dengan diabetes tipe 1.

"Ketika putra Anda yang berusia empat tahun didiagnosis menderita diabetes dan dokter memberi tahu Anda bahwa kehidupan dan olahraga akan sangat, sangat terbatas bagi anak itu," kata Zverev dengan emosional saat upacara penyerahan trofi, dikutip dari laman Olympics, Minggu (20/9/2026).

Zverev mengakui ia mendapatkan banyak dukungan mental yang luar biasa, salah satunya dari sang ibu. Bahkan, sang ibu pernah berkata bahwa diabetes tersebut tak akan mampu menghalangi Zverev untuk menjadi pemain tenis kelas dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan Zverev di New York City menandai gelar utama keduanya dalam tiga final pada tahun 2026, setelah akhirnya meraih trofi Grand Slam di French Open awal tahun ini setelah kalah dalam tiga upaya final pertamanya.

"Ibu saya adalah orang terpenting dan terkuat yang saya kenal. Dibutuhkan seorang wanita yang luar biasa kuat untuk melakukan apa yang telah dia lakukan. Jadi, terima kasih juga kepadanya," katanya.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Diabetes Tipe 1?

Dikutip dari Mayo Clinic, diabetes tipe 1 atau yang dulu dikenal sebagai diabetes juvenil merupakan suatu kondisi kronis. Pada kondisi ini, pankreas menghasilkan sedikit atau tidak sama sekali insulin. Insulin adalah hormon yang digunakan tubuh untuk memungkinkan gula (glukosa) masuk ke dalam sel guna menghasilkan energi.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang dapat mengidap diabetes tipe 1, seperti faktor genetika atau infeksi virus. Meskipun diabetes tipe 1 biasanya muncul selama masa kanak-kanak atau remaja, penyakit ini juga dapat berkembang pada orang dewasa.

Gejala diabetes tipe 1 dapat muncul tiba-tiba dan mungkin meliputi:

  • Merasa lebih haus dari biasanya
  • Sering buang air kecil
  • Mengompol pada anak yang belum pernah mengompol di malam hari sebelumnya
  • Merasa sangat lapar
  • Menurunkan berat badan tanpa berusaha
  • Merasa mudah tersinggung atau mengalami perubahan suasana hati lainnya
  • Merasa lelah dan lemah
  • Penglihatan kabur



(dpy/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads