Rikki Marthin Simbolon berhasil menjadi juara Half Marathon National Male di ajang Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Atlet lari Indonesia yang juga pernah meraih medali SEA Games ini punya strategi tersendiri untuk menjaga performa, mulai dari pola makan hingga pemulihan setelah berlari.
Rikki mengungkapkan bahwa dirinya tidak menerapkan banyak pantangan makanan sehari-hari. Ia tetap mengonsumsi makanan seperti biasa dengan sedikit penyesuaian, terutama mengurangi makanan berminyak.
"Kalau untuk pola makan sih nggak ada larangan, nggak ada batasan. Mungkin hanya dikurangi yang berminyak-minyak," ujar Rikki kepada detikcom saat ditemui di JRF 2026, Sabtu (24/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola makan Rikki sehari-hari terbilang sederhana. Ia tidak menerapkan aturan makan yang terlalu ketat, tetapi tetap melakukan penyesuaian menjelang kompetisi untuk mendukung performanya saat berlari.
Mengandalkan Suplemen untuk Bantu Recovery
Selain mengatur asupan makanan, Rikki juga mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral. Menurutnya, suplemen tersebut membantu proses pemulihan tubuh setelah menjalani latihan maupun kompetisi.
"Suplemen ada. Suplemen itu kan untuk membantu recovery juga. Sama mineral juga," jelasnya.
Pemulihan menjadi bagian penting dalam rutinitas atlet yang menjalani latihan secara konsisten. Rikki mengaku berlatih setiap hari sehingga asupan nutrisi dan waktu pemulihan perlu diperhatikan agar tubuh siap menghadapi sesi latihan berikutnya.
Meski demikian, kebutuhan suplemen setiap pelari dapat berbeda, bergantung pada pola makan, kebutuhan tubuh, dan kondisi masing-masing.
Pilih Karbohidrat Sederhana Jelang Race
Saat hari-H perlombaan, Rikki melakukan penyesuaian pada pilihan makanannya. Ia cenderung menghindari makanan seperti daging dan memilih makanan dengan sumber karbohidrat yang sederhana serta mudah dikonsumsi.
"Paling kita menghindari (makanan) yang seperti daging. Kita paling mencari makanan yang karbohidratnya yang simpel," kata Rikki.
Karbohidrat berperan penting sebagai sumber energi saat berlari. Pemilihan makanan yang mudah dicerna menjelang lomba juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan ketika tubuh mulai bekerja lebih intensif.
Tak Konsumsi Energy Gel Saat Half Marathon
Menariknya, Rikki mengaku tidak mengonsumsi energy gel ataupun sumber karbohidrat tambahan selama berlari di kategori half marathon JRF 2026.
"Nggak ada, kalau 22K nggak ada. Tapi kecuali kalau untuk marathon baru (konsumsi)" jawab Rikki saat ditanya mengenai konsumsi energy gel selama berlari.
Strategi tersebut merupakan pilihan Rikki dalam menjalani perlombaan kali ini. Kebutuhan energi selama race dapat berbeda pada setiap pelari, bergantung pada durasi berlari, intensitas, dan kebiasaan fueling yang sudah dilatih sebelumnya.
Karena itu, pelari rekreasional tidak serta-merta perlu meniru strategi yang sama. Untuk lomba berdurasi panjang, asupan karbohidrat selama berlari dapat membantu mempertahankan ketersediaan energi dan performa.
Tips Recovery Setelah Berlari
Setelah menyelesaikan perlombaan, Rikki menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan istirahat dan menjaga pola makan.
"Tips recovery-nya, istirahat yang cukup, makan yang teratur," pungkasnya.
Istirahat yang memadai, asupan makanan bergizi seimbang, serta pemenuhan cairan menjadi bagian penting dari pemulihan setelah berlari. Dengan pemulihan yang baik, tubuh dapat memperbaiki jaringan dan mengisi kembali cadangan energi yang digunakan selama latihan maupun setelah kompetisi.
