Keikutsertaan dalam ajang lari menjadi pengalaman tersendiri bagi setiap peserta. Bagi Dina, menyelesaikan lari 10 kilometer (10K) di Jakarta Running Festival (JRF) 2026 terasa semakin berkesan karena ia mengikuti lomba saat sedang hamil enam bulan.
Dina berhasil mencapai garis finish dengan catatan waktu 1 jam 3 menit. Meski belum berhasil memenuhi target waktu yang diinginkannya, ia tetap merasa bangga karena mampu menyelesaikan lomba tersebut.
"Walaupun 1 jam 3 menit, tapi tetap strong," ujar Dina sambil tertawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dina mengaku persiapannya untuk mengikuti JRF kali ini berbeda dari biasanya. Ia mengatakan perubahan hormon selama kehamilan turut memengaruhi suasana hatinya. Salah satu tantangan yang dirasakan adalah melawan rasa malas untuk tetap menjalani persiapan.
"Persiapannya nggak seperti biasanya karena hormon kehamilan naik turun. Jadi, melawan rasa malas itu tantangan," ungkapnya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Dina tetap berusaha menyelesaikan lomba. Ia menargetkan bisa mencapai garis finish dalam waktu satu jam. Namun, selama berlari, ia memutuskan untuk sedikit memperlambat laju larinya.
Dina mengatakan dirinya tetap merasa baik meski catatan waktunya sedikit meleset dari target awal. Baginya, menyelesaikan lomba menjadi hal yang patut disyukuri.
Pengalaman Dina dalam dunia olahraga juga menjadi bagian dari ceritanya. Ia merupakan seorang personal trainer di pusat kebugaran sekaligus atlet HYROX. Sebelum menekuni aktivitas tersebut, Dina juga pernah menjadi atlet binaraga.
Latar belakang itu menjadi bagian dari perjalanan olahraganya hingga mengikuti JRF 2026. Namun, Dina mengakui bahwa persiapan kali ini memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan pengalaman sebelumnya.
Selain mempersiapkan diri melalui latihan, Dina turut memperhatikan makanan sebelum lomba. Ia mengatakan melakukan carbo loading sehari sebelum mengikuti race.
Pada pagi hari sebelum berlari, Dina mengonsumsi pisang, kurma, dan susu segar. Ia menceritakan pilihan makanan tersebut sebagai bagian dari persiapannya untuk mengikuti lomba 10K.
Dina pun berhasil menyelesaikan tantangan yang diikutinya di JRF 2026. Meski waktu finisnya tidak sesuai dengan target awal, ia tetap merasa puas karena mampu menuntaskan lomba.
"I made it," tuturnya.
Inspiratif! Tapi tentunya tidak untuk ditiru begitu saja ya guys, tidak semua kondisi kehamilan aman untuk dibawa olahraga intens. Pastikan konsultasi dulu ke dokter kandungan.
Simak Video "Video Bolehkah Ibu Pengidap Hepatitis B Menyusui? Ini Jawaban Kemenkes..."
[Gambas:Video 20detik] (amf/up)
