Banyak mitos beredar tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan ibu hamil. Salah satunya melakukan hubungan suami istri saat istri sedang hamil.
Nah permasalahan ini sering ditanyakan kaum hawa di kolom konsultasi seksologi detikHealth.
Sebagai contoh kasus yang dialami Sari, wanita yang telah menikah dan berusia 28 tahun. "Dok saya sedang hamil trimester pertama. Yang ingin saya tanyakan, amankah bila wanita hamil berhubungan seks? Kapan hubungan seks boleh dan tidak boleh dilakukan? Berapa kali frekuensi berhubungan yang aman Dok? Adakah indikasi tertentu yang membuat wanita hamil tidak boleh berhubungan seks? Bagaimana dengan posisi saat berhubungan? Saya juga pernah mendengar bahwa hubungan seks memicu keguguran atau kelahiran prematur, benarkah demikian?"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika wanita mencapai orgasme, terjadi gerakan-gerakan rahim yang seolah mencengkeram. Hal itu harus sangat diperhatikan sang calon Ibu karena gerakan-gerakan tersebut dapat menyebabkan keguguran," ucap anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).
Ia menambahkan, aktivitas seksual lain yang dapat menimbulkan orgasme juga patut dihindari seperti masturbasi.
Sementara wanita yang belum pernah mengalami keguguran, Dr Andri berpendapat, "Hubungan intim yang dilakukan setelah trimester pertama atau hamil tua sekalipun relatif aman."
Namun, ia mengimbau agar perut sang calon ibu yang tengah mengandung tidak boleh terbebani. Ia menyebutkan ada laporan ilmiah terjadinya kontraksi saat orgasme sehingga hal itu berkontribusi memperlancar persalinan normal kelak.
Maka dari itu, dr Andri menyarankan agar posisi bercinta diganti menjadi posisi rear entry atau biasa disebut doggie position, yaitu pria dibelakang bokong istri, dan posisi saling menyamping atau side by side position dianggap sebagai posisi paling aman.
Wanita yang sedang hamil tua biasanya relatif memilki gairah seksual yang lebih tinggi dikarenakan hormon reproduktifnya yang meningkat. Bila ada calon ibu yang lebih menilai melakukan masturbasi saat hamil tua lebih aman daripada bercinta, dr Andri mengingatkan untuk melakukannya dengan suasana tenang dan higienis seperti mencuci jari tangan dan organ Miss V pada sebelum dan setelah masturbasi.
(up/up)











































