Pertanyaan ini disampaikan Jhon, laki-laki menikah (30). "Dok, istri saya sedang hamil 4 bulan. Pada waktu tidur, posisinya selalu menyamping. Apakah ada efek sampingnya terhadap janin yang dikandung? Sampai usia berapa bulankah kandungan istri saya aman untuk berhubungan intim?"
Menurut pengasuh Konsultasi Kandungan detikHealth, dr Aryando Pradana, SpOG, posisi tidur ibu hamil pada usia 4 bulan tidak berpengaruh terhadap perkembangan janin yang dikandung. Perkembangan janin dipengaruhi pula oleh asupan makanan dan gaya hidup ibu hamil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut dr Gde Suardana dari RSAB Harapan Kita, ibu yang tengah hamil tua disarankan untuk tidur dengan posisi miring ke kanan atau ke kiri. Hal itu berguna untuk tidak mengganggu aliran darah balik yang ada di bawah rahim.
Lantas, apakah boleh melakukan hubungan seksual selama mengalami kehamilan? Menurut dr Aryando, berhubungan intim boleh dilakukan sepanjang masa kehamilan, namun ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai, yaitu terdapat riwayat ancaman keguguran dan kondisi plasenta letak rendah. Sehingga ia menyarankan untuk mendiskusikannya dengan dokter kandungan apakah kehamilan tersebut termasuk kehamilan yang aman untuk berhubungan intim atau tidak.
Sementara itu seksolog dr Andri Wanananda MS mengatakan bahwa bercinta setelah melewati usia kehamilan trimester pertama (3-4 bulan pertama) relatif aman jika wanita tersebut tidak pernah mengalami keguguran. Sementara, jika usia kehamilan belum melewati trimester pertama disarankan untuk tidak melakukan kegiatan seksual yang akan menimbulkan orgasme, terutama pada orang yang pernah mengalami keguguran berulang.
"Yang patut diperhatikan ialah posisi hubungan seksual yang tidak boleh membebani perut wanita yang tengah mengandung. Posisi rear entry atau doggie position (pria dibelakang bokong istri) atau side by side position (posisi saling menyamping) dianggap aman. Penjelasan lengkap tentang posisi hubungan seksual saat kehamilan dapat dilihat pada andriwanananda.blogdetik.com," ungkap dr Andri Wananada MS yang juga menjadi pengasuh konsultasi Seksologi detikHealth.
(vit/vit)











































