Beberapa pria mendambakan bulu tubuh yang lebat agar terlihat macho. Namun beberapa pria lainnya justru terganggu dengan keberadaan bulu tubuhnya yang lebat. Soal bulu tubuh yang dianggap tumbuh 'berlebihan' menjadi salah satu pertanyaan terpopuler di Konsultasi Kulit dan Kelamin detikHealth 2014.
Seperti Nurhadiauto, pria lajang berusia 19 tahun yang mengeluhkan bulu tubuh lebatnya. "Dok, kenapa kulit saya banyak sekali bulunya, hampir di semua tubuh saya. Padahal kan umur saya baru 19 tahun Dok. Saya merasa terganggu karena cepat sekali berbulu, apalagi kumis, jenggot dan bulu di muka sepertinya cepat sekali tumbuhnya. Ini penyebabnya apa ya? Dan apa yang harus saya lakukan supaya memperlambat tumbuhnya bulu-bulu yang ada di seluruh tubuh saya termasuk kumis, jenggot dan bulu muka?"
Dr Eddy Karta, SpKK, pengasuh konsultasi Kulit dan Kelamin detikHealth menjelaskan genetik dan hormonal mempengaruhi bertumbuh cepat dan lebatnya rambut di wajah dan tubuh seseorang. "Sayangnya tidak ada obat yang tidak berbahaya yang dapat membantu memperlambat tumbuhnya rambut tersebut," ucap dr Eddy, yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian pria malah ingin memiliki banyak rambut di tubuhnya. Rambut yang tumbuh lebat di tangan dan wajah pada umumnya semakin nyata sesudah usia pubertas. Ini merupakan suatu hal wajar. Umumnya ada faktor keturunan untuk rambut yang tumbuh lebat," ucap dr Eddy.
Cara sederhana yang bisa menghambat pertumbuhan rambut tubuh meski hanya sesaat adalah dengan mencukur. Sedangkan waxing juga dapat 'memperlambat' pertumbuhan bulu cukup lama misalnya dengan alat IPL atau laser.
"Umumnya bulu yang dihilangkan tidak hilang permanen, semakin lama bisa bertahan hilang, pada umumnya juga membutuhkan biaya yang lebih besar," ujar dr Eddy.
dr Eddy menambahkan, seiring pertambahan usia seseorang, rambut yang ada di kepala maupun yang berada di kemaluan tidak akan selebat pada saat usia produktif (20-30an). Hal ini terjadi karena dipengaruhi kadar hormonal tubuh. Selain perubahan pada tekstur rambut yang menjadi lebih kasar, warna rambut dapat pula berubah.
(vit/vit)











































