Kulit dan Kelamin: Munculnya Kutil di Penis

100 Konsultasi Terpopuler 2014

Kulit dan Kelamin: Munculnya Kutil di Penis

- detikHealth
Selasa, 06 Jan 2015 15:22 WIB
Kulit dan Kelamin: Munculnya Kutil di Penis
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Daging tumbuh seperti kutil bisa muncul di area tubuh manapun, tak terkecuali di area organ genital. Nah, sebenarnya apa penyebab kutil yang muncul di alat kelamin? Apakah karena berganti-ganti pasangan?

Pertanyaan seputar kutil di kelamin pria menjadi salah satu pertanyaan terpopuler di Konsultasi Kulit dan Kelamin 2014. Hal tersebut antara lain ditanyakan Syahidinumar, lak-laki menikah berusia 28 tahun. "Apakah penyakit kutil kelamin selalu berawal dari hubungan seksual yang berganti pasangan? Di penis saya ada benjolan mirip kutil dekat buah zakar. Sedangkan saya dan istri tidak pernah berganti pasangan, atau istilahnya jajan di luar."

Menurut dr Eddy Karta, SpKK, kutil kelamin disebabkan akibat kulit yang normal bersinggungan dengan kulit yang terinfeksi virus HPV. Penyakit ini memiliki masa inkubasi yang cukup panjang dapat terjadi berbulan-bulan hingga tahunan untuk muncul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga kelainan yang terjadi bisa karena terinfeksi pada masa lalu, bisa karena jajan atau justru karena tangan orang tersebut tidak sengaja membawa virus," ungkap dokter spesialis kulit dan kelamin RS Cipto Mangunkusumo.

Kutil akibat infeksi virus pada umumnya memiliki permukaan yang keras dan harus dibuang karena menular. Jika daging yang tumbuh seperti kutil di penis kemudian membesar dengan bentuk tidak teratur, sebaiknya segera ke dokter karena bisa saja hal itu merupakan tumor. Baik tumor jinak maupun tumor ganas, pada umumnya disebut kanker yang dapat timbul sebagai tonjolan pada penis. Benjolan tersebut dapat berbentuk merah, berubahnya warna kulit, seperti kutil, maupun yang seperti daging tumbuh tidak teratu.

Kelainan kulit pada penis sering tidak diketahui ataupun tidak diperiksakan. Akibatnya pasien kanker penis sering datang ke tenaga kesehatan pada saat kondisi lanjut. Tidak cuma itu, penis juga bisa mengalami luka atau ulkus akibat penyakit menular seksual, seperti herpes, simpleks, sifilis, dan infeksi menular lainnya.

Masalah lain pada penis adalah munculnya bintil-bintil kecil. Biasanya bintil-bintil ini muncul di sekitar batas antara kepala dan batang kemaluan.
"Bintil yang sifatnya hanya sementara ini merupakan lymhocele yang membengkak karena terjadi penyumbatan kanal limfatik. Hal ini disebabkan kelenjar sebum, bintil di area kemaluan pria merupakan semacam jerawat," ucap dr Eddy.

Penelitian menunjukan 8 dari 10 remaja pria pernah memiliki jerawat di bagian tersebut dan akan menghilang dengan sendirinya saat dewasa. Bintik-bintik putih ialah minyak kulit atau yang biasa disebut sebum pada kelenjar sebum. Hal ini terjadi karena kulit daerah kemaluan menyerupai kulit wajah yang memproduksi kelenjar minyak. Kondisi ini merupakan variasi normal.

"Pengobatannya bisa dilakukan dengan cara destruktif untuk menghilangkan bintik putih yang merupakan kelenjar minyak, tapi hal ini tidak dianjurkan karena dapat merusak kulit, sedangkan bintik tersebut bukanlah penyakit," tutup dr Eddy yang juga berpraktik di Edmo Clinic.

(vit/vit)

Berita Terkait