Pertanyaan seputar abses pada gigi menjadi salah satu pertanyaan paling populer di Konsultasi Gigi 2014. Misalnya disampaikan Anton, pria lajang berusia 20 tahun. "Dok, saya mau nanya, saya ada abses di gigi tapi saya biarkan saja dan lama kelamaan abses itu sudah tak ada lagi. Apakah aman kalau saya biarkan sembuh sendiri dan apakah akibat dari abses pada gigi tersebut?"
Prof Dr Lindawati S. Kusdhany, drg., Sp.Pros(K), pengasuh Konsultasi Gigi detikHealth mengatakan bahwa abses yang dialami gigi menandakan bahwa gigi tersebut sudah tidak sehat dan adanya pembentukan nanah terdapat pada gigi. Menurutnya, selama gigi tersebut tidak pernah melakukan perawatan saluran akar, maka abses tersebut tidak mungkin sembuh sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu disebabkan karena kuman di gigi akan terbawa aliran darah, sehingga mampu menyebabkan infeksi pada organ tubuh lainnya. Beberapa penelitian membuktikan adanya hubungan antara bakteri dari rongga mulut dan gigi dengan terjadinya peningkatan risiko pneumonia dan penyakit kardiovaskular.
Ia menyarankan, untuk seseorang yang mengalami abses untuk segera melakukan perawatan gigi ke dokter gigi atau dokter gigi spesialis konservasi gigi. Sebab, biasanya dokter gigi akan melakukan perawatan saluran akar dan penambalan gigi tersebut.
Bagi pasien diabetes yang mengalami sirkulasi gula darah kurang baik, jaringan gusi lebih rentan terinfeksi. Diabetes juga membuat imunitas menurun dan menimbulkan rentan terhadap infeksi. Selain itu, menambahkan kadar glukosa tinggi ke dalam liur akan mendorong pertumbuhan bakteri yang menyebabkan penyakit gusi. Akibatnya, penyandang diabetes lebih rentan mengalami pembengkakan atau ada abses (bisul gigi yang bisa berkembang menjadi nanah).
Oleh karenanya, diperlukan manajemen diabetes dan perawatan gigi, gusi, dan mulut dua kali lebih baik bagi penyandang diabetes. Untuk itu sebaiknya orang dengan diabetes lebih rutin kontrol ke dokter gigi lebih sering, misalnya 3 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi. Penting juga untuk menyikat gigi minimal dua kali, setelah sarapan dan sebelum tidur.
(vit/vit)










































