Soal uban menjadi salah satu pertanyaan terpopuler di Konsultasi Kulit dan Kelamin sepanjang 2014. Salah satunya dilayangkan oleh Hari, pria lajang yang berusia 21 tahun. "Usia saya baru 21 tahun, tapi kenapa rambut saya sudah beruban ya? Saya sudah coba pakai sampo, pakai minyak rambut tapi rambut saya malah kering gatal-gatal dan timbul ubannya. Obat apa Dok untuk mencegah uban? Atau apakah justru sampo yang bikin kusam?"
dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK pengasuh Konsultasi Kulit dan Kelamin detikHealth menjelaskan uban terjadi akibat rambut berhenti menghasilkan pigmen yang memberikan warna pada rambut. Sedangkan folikel rambut mengandung sel pigmen yang memproduksi melanin. Nah, ketika melanin berhenti diproduksi, maka rambut akan kehilangan warnanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor lainnya yeng berperan dalam kemunculan uban adalah merokok dan stres. Kekurangan nutrisi juga dapat mempengaruhi produksi melanin, misalnya protein, vitamin B12, zat besi, dan tembaga dapat menjadi penyebab uban pada usia muda. Begitupun gangguan saluran cerna yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.
Anemia, penyakit kelenjar tiroid, kurangnya kadar hormon adrenokortikotopik, alfa MSH dan beta endorfin dapat berperan dalam terjadinya uban pada usia muda. Beberapa obat oral misalnya klorokuin, dan obat oles misalnya resorsin diduga dapat menjadi pencetus uban pada usia muda.
"Sejauh ini memang belum ada pengobatan yang cukup memuaskan untuk mengobati uban pada usia muda. Namun penggunaan cat rambut dapat menjadi pertimbangan untuk menutupi rambut beruban," jelas dr Nindita.
Pada umumnya rambut uban memiliki sifat lebih kering dan kasar. Karena itu ada baiknya pada saat keramas gunakan sampo yang lembut, dan bila perlu gunakan kondisioner. Keramaslah dengan frekuensi sesuai kebutuhan. Sebab pada rambut kering, keramas setiap hari justru dapat menyebabkan rambut semakin kering dan kusam, bahkan dapat terjadi iritasi kulit kepala yang menyebabkan gatal.
"Gunakan air biasa yang tidak terlalu panas untuk keramas dan membilas rambut. Hindari pemakaian produk- produk kimiawi berlebih dan penggunaan perawatan rambut dengan suhu panas," saran dokter yang praktik di Klinik Bintaro Skin House ini.
(vit/vit)











































