Konsultasi Seks: Vasektomi dan Hasrat Seks Pria

100 Konsultasi Terpopuler 2014

Konsultasi Seks: Vasektomi dan Hasrat Seks Pria

- detikHealth
Jumat, 16 Jan 2015 09:15 WIB
Konsultasi Seks: Vasektomi dan Hasrat Seks Pria
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Vasektomi disebut sebagai salah satu metode kontrasepsi paling efektif. Untuk memilih metode yang satu ini, baik suami maupun istri harus benar-benar mantap. Nah, adakah pengaruh vasektomi pada hasrat seks pria?

Hubungan vasektomi dan hasrat seks pria menjadi salah sau pertanyaan terpopuler di Konsultasi Seksologi 2014. Salah satunya ditanyakan Harum, perempuan menikah berusia 38 tahun. "Suami saya beberapa bulan yang lalu melakukan vasektomi. Nah sejak saat itu, tiap hari dia selalu mengajak berhubungan badan. Padahal usia saya juga sudah mau masuk fase menopause, tapi justru gairah suami saya menggebu-gebu. Bagaimana cara mengatasinya ya Dok? Benarkah vasektomi bisa memicu peningkatan gairah seksual pria?"

dr Andri Wanananda, MS, pengasuh Konsultasi Seksologi detikHealth menjelaskan vasektomi adalah salah satu metode kontrasepsi paling efektif. Angka kegagalannya kurang dari 0,1 % - 0,15% pada tahun pertama pasca tindakan (Setyaningrum E, Azis ZB, 2014). Metode ini dilakukan dengan operasi kecil pada 'Vas deferens' yang berfungsi sebagai saluran transportasi spermatozoa dipotong dan disumbat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah operasi minor ini, spermatozoa akan terbendung pada ujung Vas deferens sisi buah zakar (testis) dimana spermatozoa di produksi. Karena vasektomi tidak mempengaruhi fungsi dari kelenjar-kelenjar asesoris yg menghasilkan cairan semen (cairan sperma), maka cairan semen tetap keluar saat pria yang sudah di vasektomi ejakulasi saat orgasme.

Tapi, cairan yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa. Testis juga tidak terpengaruh dan tetap berfungsi penuh hingga pria tetap mempunyai hasrat dan kemampuan seksual yang sama dengan sebelum vasektomi.

"Belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan kaitan antara vasektomi dengan peningkatan gairah seksual pria. Agaknya, dengan vasektomi pria merasa nyaman cairan spermanya tidak akan menimbulkan kehamilan. Hingga tidak usah pula pakai kondom saat hubungan intim," kata dr Andri.

Nah, agar istri bisa mengimbangi hasrat seksual suami yang membara, dr Andri menyarankan untuk mempertahankan kebugaran fisik dan psikis. Hal ini amat menentukan, agar kebugaran seksual tetap prima saat istri bercinta dengan suami. Caranya adalah dengan exercise secara reguler ditopang oleh asupan gizi yang seimbang. Selain itu ciptakan usia biologis yang lebih rendah dari usia kronologis.

"Jika usia Anda saat ini katakanlah 51 tahun (usia kronologis), buat agar usia biologis (41 tahun), yang artinya penampilan Anda seperti saat usia 41 tahun," saran dr Andri.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads