Dok, pada 7 Januari 2010 saya mengalami kuret untuk kehamilan anak ke-2 saya karena ternyata janin dalam rahim saya tidak berkembang dan diagnosis dokter adalah Kematian Mudigah karena detak jantungnya tidak berdenyut lagi. Saat kembali check up untuk membaca hasil lab minggu lalu menurut dokter hasilnya bagus dan rahim saya sudah bersih. Yang mau saya tanyakan adalah:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mengapa sampai dengan saat ini saya belum juga mengalami menstruasi, padahal setelah proses kuret dalam 1 minggu saya sudah tidak mengalami flek lagi artinya sudah bersih, apakah hal ini normal? Perlu diketahui bahwa sebelum hamil siklus haid saya teratur dari dulu yaitu 28 hari, harus menunggu sampai berapa lamakah hingga saya dtg bulan kembali?
2. Apakah selama saya belum mendapatkan haid, saya dan suami tidak boleh melakukan hubungan suami-istri? Kalau iya berbahayakah buat rahim saya?
Indah Respita K (Perempuan Menikah, 30 Tahun), inreis79@yahoo.co.id
Jawaban
Keterlambatan haid dapat disebabkan karena Ibu mengalami masa peralihan dari hamil menjadi tidak hamil. Adaptasi ini membutuhkan waktu dan hal ini dapat terjadi 2-3 bulan. Sebaiknya memeriksakan kondisi Ibu ke dokter kandungan. Ibu tetap boleh melakukan hubungan suami-istri dan sebaiknya menggunakan kondom selama 1-2 bulan pertama.
dr.Dhely Lesthama.SpOG
Dokter Spesialis Kebidanan-Kandungan, praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222.
(ir/ir)











































