Anak saya sekarang sudah 9 bulan, sejak masuk 7 bulan saya sudah mengajarkan menyapih tapi sampai sekarang belum berhasil. Saya sudah mencoba banyak metode, tapi tidak ada yang berhasil. Bagaimana dok cara efektif menyapih bayi agar anak tidak setres, nangis-nangis dan uring-uringan sehingga berat badannya turun terus? Pada umur berapa dok anak siap untuk menyapih karena kualitas ASI kan sudah menurun banyak? Terimakasih.
Lily Angdy (Perempuan Menikah, 30 Tahun), lilyangd@Gmail.com
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran ASI tidak selalu untuk minum atau kalori. Banyak orangtua langsung menghentikan pemberian ASI, ketika ASI berkurang atau ibu bekerja mulai.
Harus diingat, menetek juga membuat anak tenang dan mendekatkan diri pada orangtuanya. Saat menetek bayi akan lebih tenang dan dapat memandang ibunya dengan kasih sayang. Dan juga ASI banyak sekali antibodi yang tidak dipunyai oleh susu formula.
Tetapi menetek tidak berarti anak ngempil sampai berjam-jam. Menetek dapat diteruskan tetapi jangan terlalu lama. Dapat 10-15 menit pada sisi kiri dan 15 menit pada sisi kanan. Kalau ngempil terlalu lama, yang disedot bayi tidak lagi ASI, tetapi lemak. Ini salah satu penyebab bayi menjadi mencret setelah menetek, karena menetek yang lama.
Cara yang sering dilakukan untuk menyapih lakukan secara perlahan. Misalnya alihkan perhatian anak saat beberapa menit menetek, secara bertarap-tahap. Jangan memberikan penjelasan yang berlebihan kepada anak karena anak tidak mengerti, dan dapat membuat anak menjadi stres.
Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan kita , Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222. (ir/ir)











































