Menyembuhkan Kulit Terkelupas Akibat Kecelakaan

Menyembuhkan Kulit Terkelupas Akibat Kecelakaan

detikHealth
Selasa, 21 Sep 2010 14:30 WIB
Ditulis oleh:
Menyembuhkan Kulit Terkelupas Akibat Kecelakaan
Jakarta -

Dok, pertengahan Desember 2009 lalu saya mengalami kecelakaan motor yang menyebabkan kulit pergelangan kaki kiri saya terkelupas hingga terlihat tulang jarinya. Sekarang sudah hampir 3 bulan perkembangannya agak lambat. Selain bengkak karena darah tidak mengalir dengan baik, sekarang ini ada lapisan warna merah yang akan membentuk jaringan kulit baru.

Yang ingin saya tanyakan :

  1. Obat apa yang dapat mempercepat proses penyembuhannya? Obat minum atau salep?
  2. Apa namanya lapisan warna merah itu?
  3. Kenapa sampai sekarang lapisan merah itu masih tetap mengeluarkan darah?
  4. Dapatkah dihentikan darah tersebut yang terus-terusan keluar atau memang begitu sampai proses pembentukan jaringan barunya tertutup kulit baru?
  5. Sampai berapa lama lagi proses pembentukan jaringan kulit ini sembuh? Mohon jawabannya yang detail.

Terima kasih

Anton (Pria Lajang, 37 Tahun), amsmalds@gmail.com
Tinggi Badan 165 cm dan Berat Badan 53 kg


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Kecepatan proses penyembuhan luka terutama ditentukan oleh kedalaman luka asal. Makin dangkal luka yang terbentuk, makin cepat proses penyembuhan, demikian juga sebaliknya.

Beberapa hal yang dapat menghambat penyembuhan luka antara lain infeksi, gangguan aliran darah (misalnya akibat pembengkakan yang terus menerus ataupun pada perokok berat), dan adanya penyakit tertentu misalnya kencing manis (diabetes melitus), malnutrisi (terutama akibat kekurangan protein, vitamin dan zinc), gangguan sistem imunitas tubuh dan usia tua.

Beberapa obat juga menghalangi penyembuhan bila digunakan secara tidak tepat misalnya obat yang mengandung kortikosteroid. Luka seharusnya sembuh dalam waktu kurang dari 3 bulan. Bila tidak, maka termasuk dalam luka menahun (chronic wound).

Lapisan berwarna kemerahan yang tampak pada foto yang bapak lampirkan adalah jaringan granulasi. Jaringan granulasi yang baik biasanya berwarna kemerahan, tanpa adanya nanah ataupun jaringan kehitaman yang menutup luka.

Jaringan granulasi yang sehat biasanya akan diikuti dengan penyembuhan luka yang baik. Namun jaringan granulasi ini juga tidak boleh berlebihan (overgranulation atau hypergranulation) karena hal ini malah memperlambat penyembuhan luka.

Pada kasus Bapak, mungkin terdapat jaringan granulasi berlebihan, sehingga penyembuhan lebih lama. Adanya perdarahan yang sering mengindikasikan jairngan granulasi yang rapuh.

Untuk kondisi seperti ini, segeralah berobat ke dokter untuk mengetahui secara pasti penyebab sangat lambatnya penyembuhan luka. Hal ini juga untuk mendeteksi secara dini dan berjaga-jaga terhadap kemungkinan terjadinya perubahan atau transformasi ke arah yang sangat serius (ke arah keganasan) pada luka kronik yang telah diderita sedemikian lama.

dr. Susie Rendra, SpKK
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222. Serta di RS Pondok Indah Pondok Indah, Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.

(up/up)

Berita Terkait