Susah Punya Anak Karena Bentuk Sperma Tidak Normal

Susah Punya Anak Karena Bentuk Sperma Tidak Normal

detikHealth
Selasa, 14 Des 2010 11:52 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Susah Punya Anak Karena Bentuk Sperma Tidak Normal
Jakarta -

Dok, saya sudah 3 tahun menikah dan sangat menginginkan keturunan. Tapi saya pernah cek sperma ke laboratorium hasilnya Teratozoospermia, apa itu maksudnya Dok? Adakah obatnya? Terimakasih.
 
Budi (Pria Menikah, 27 Tahun), budXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 166 Cm dan Berat Badan 68 Kg


Jawaban

Analisa sperma Teratozoospermia, artinya morfologi (bentuk) sperma banyak yang abnormal. Pada penderita Teratozoospermia bentuk sperma yang abnormal lebih dari 30 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara sperma masih dianggap normal bila yang abnormal hanya 30 persen. Bentuk sperma yang normal memiliki kepala dan ekor, sedangkan yang abnormal memiliki dua kepala atau dua ekor.

Penyebab Teratozoospermia pada umumnya infeksi pada testis (buah zakar) atau pada saluran reproduksi. Sebaiknya Anda konsultasi dengan Dokter spesialis bedah urologi atau Dokter spesialis andrologi, yang akan memberikan antibiotika untuk jangka panjang bila penyebabnya infeksi.

Salah satu faktor untuk mendapatkan keturunan adalah sperma yang harus sehat. Laki-laki yang sehat akan memproduksi 70-150 juta sperma per hari. Sperma ini terdapat dalam air mani yang mana rata-rata volume air mani normal yang dihasilkan pada ejakulasi adalah 2-5 ml (setengah sampai 1 sendok makan ukuran Inggris).

Dari jumlah sperma yang hidup tadi, maka 25 persennya harus bisa berenang dengan cepat menuju sel telur. Dan 30 persennya harus berbentuk normal alias sempurna.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads