Risih dengan Rambut Kemaluan

Risih dengan Rambut Kemaluan

detikHealth
Jumat, 10 Jun 2011 17:41 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Risih dengan Rambut Kemaluan
Jakarta -

Dok, saya sangat risih dengan rambut di alat kelamin. Apakah kalau dicukur ada efeknya? Mohon penjelasannya dok jika memiliki atau tidak memiliki rambut kemaluan. Terimakasih.

Pajri (Pria Lajang, 22 Tahun), pajrixxxxxx@ymail.com
Tinggi Badan 168 Cm dan Berat Badan 54 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rambut pada alat kelamin (Pubic Hair) ditentukan bentuk dan lebatnya oleh faktor genetis dan etnis. Bagian ini juga mengandung faktor estetika (keindahan) bagi seseorang. Dicukur atau tidak dicukur 'Pubic Hair' tidak akan menimbulkan dampak negatif pada kebugaran fisik individu. Tapi kemungkinan aspek estetika yang berperan pada 'Privacy' dan kemantaban penampilan fisik individu yang berkaitan erat dengan kemantapan psikisnya.

Jelasnya, ada individu yang lebih suka tanpa 'pubic hair', karena kebiasaan pakai bikini bila berolahraga-renang. Tapi, ada pula yang menyukai alat genitalnya ditumbuhi 'pubic hair' yang lebat karena dianggapnya lebih seksi.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.



(mer/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads