Dr. Andri Wanananda MS, saya mau bercerita sedikit tentang kehidupan seks saya, langsung saja ya dok. Saya bernama Andre, umurku 25 jalan ke 26, saya pernah mengalami kehidupan cinta yang bikin saya terpuruk di tahun 2007. Saya mau menikah dengan seseorang yang sangat saya cintai yang umurnya sama ternyata kandas di jalan. Dikarenakan ternyata si cewekku selingkuh di belakangku dan pada akhirnya saya putuskan untuk menunda sekaligus membatalkan pernikahan itu.
Sampai 2008, saya tidak pernah merasakan keinginan menjalin asmara dengan cewek mana pun. Dan secara tidak sengaja di pertengahan tahun 2009 saya mulai bisa dekat lagi dengan perempuan, dan kami bisa dikatakan menjalin hubungan asmara sampai kehidupan seks kami sama-sama tersalurkan dan itu yang pertama bagiku. Yang aneh, saya kok sukanya dengan cewek yang lebih tua ya dok, cewekku berumur 32 tahun.
Nah di suatu waktu, saya berpisah dengan pacar dikarenakan dia pindah kerja di kampungnya dan akhirnya kita berpisah sampai sekarang. Kebetulan saya dicintai perempuan satu kampungku, dia mengajak ke hubungan serius yaitu membangun rumah tangga lalu saya menjalin hubungan jarak jauh (long distance).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andre (Pria Lajang, 25 Tahun), roXX@hackemail.com
Tinggi Badan 175 Cm dan Berat Badan 56 Kg
Jawaban
Pertautan 'dua hati' lebih banyak ditentukan oleh kesamaan perangai, juga oleh anti-tesa perangai kita. Jelasnya perangai sang kekasih yang bisa mengisi kekurangan kita. Kendatipun berbeda usia, hal-hal tadi lebih kuat pengaruhnya.
Mengapa Anda tidak bisa melupakan kekasih yang berbeda umur? Mungkin hubungan Anda telah menumbuhkan kesan yang demikian mendalam, baik dalam interaksi fisik (sampai hubungan biologis) maupun dalam interaksi psikis yang penuh empati.
Tidak mudah melupakan kekasih lama. Kecuali, bila kekasih Anda yang baru memiliki penampilan, perangai yang juga memikat, serta ada faktor-faktor dominan yang melebihi mantan kekasih Anda. Selebihnya, jodoh manusia ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa, bukankah ada ungkapan 'Man proposes, but God disposes'.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(ir/ir)











































