Rajin ML Tiap Hari Tapi Istri Tak Hamil Juga

Rajin ML Tiap Hari Tapi Istri Tak Hamil Juga

detikHealth
Selasa, 06 Sep 2011 16:09 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Rajin ML Tiap Hari Tapi Istri Tak Hamil Juga
Jakarta -

Dok saya pria berumur 27 tahun dan istri saya 27 tahun juga. Kami sudah menikah selama 1 tahun lebih, dan dari awal menikah kami sangat menikmati hubungan intim kami. Hampir setiap hari kami melakukannya kecuali pada saat istri saya mens. Bahkan pada hari libur Sabtu Minggu kami sering melakukannya sampai 3X sehari. Akan tetapi selama 1 tahun lebih belum ada tanda-tanda kehamilan pada istri saya dok.

Yang saya tanyakan :

1. Apakah karena saya sering berhubungan dok dan sperma saya sering keluar sehingga itu menyebabkan sperma saya tidak pernah matang. Saya pernah membaca sperma membutuhkan waktu 72 jam untuk matang, apakah gara-gara hal tersebut dok makanya istri saya tidak pernah hamil?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Berapa lama dok sperma dapat diproduksi testis kembali setelah dia keluar dan siap untuk membuahi?

3. Misal saya berhubungan di pagi hari siangnya saya berhubungan lagi dengan istri saya, apakah di air mani saya yang siang masih ada sel spermanya dok dan apakah sprema itu kuat untuk membuahi?

4. Adakah jarak rentang hari dari saya berhubungan intim sampai berhubungan intim kembali agar dapat hamil dok? Kalau ada berapa hari sekali saya harus berhubungan dok agar istri saya bisa hamil?

5. Bagaimana dok supaya istri saya bisa hamil? Saya belum memeriksakan diri ke dokter dok, masih baru tanya sana sini.

6. Apakah saya dan istri saya termasuk kelainan dok sampai melakukan hubungan intim setiap hari? Kalau iya bagaimana cara mengatasinya dok. Maaf dok saya banyak tanya, saya sangat takut karena sudah 1 tahun lebih tidak kunjung hamil. Terimakasih dok atas perhatiannya dok.

Ari B (Pria Menikah, 27 Tahun), arbuXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 175 cm dan Berat Badan 67 Kg

Jawaban

Pada usia Anda dan Isteri yang masing-masing 27 tahun, kebugaran organ-organ reproduksi yang menopang terjadinya kehamilan, relatif masih baik. Hubungan intim dengan isteri dengan frekuensi bisa setiap hari, menunjukkan kebugaran seksual Anda berdua yang prima.

Patokan medis untuk mencurigai terjadinya kemandulan (Infertilitas) adalah bila pasangan suami isteri selama 6 bulan telah melakukan hubungan intim secara teratur pada periode subur, tidak juga menimbulkan kehamilan. Dengan patokan medis tersebut Anda dan isteri sebaiknya melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi penyebab terhambatnya kehamilan.

Anda benar, sel sperma butuh waktu 60 hingga 72 jam untuk mencapai kematangan. Akan tapi, dengan frekuensi hubungan intim yang kerap, seharusnya sudah terjadi kehamilan. Minimal, Anda lakukan analisa sperma pada Laboratorium Klinik untuk mendeteksi jumlah sel Spermatozoa, Motilitas (pergerakannya) dan bentuknya. Selanjutnya istri juga patut diperiksa oleh Dokter Spesialis Kebidanan untuk mendeteksi apakah ada retensi pada saluran reproduksinya yang membuat buah-kehamilan gagal terbentuk.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara.

(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads