Nafsu Seks Hilang Karena Selalu Kesakitan

Nafsu Seks Hilang Karena Selalu Kesakitan

detikHealth
Kamis, 20 Okt 2011 16:37 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Nafsu Seks Hilang Karena Selalu Kesakitan
Jakarta -

Dok, setiap kali melakukan hubungan intim saya merasakan sakit dan perih pada kemaluan saya. Ini sudah terjadi sekitar 2 tahun lalu dan sekarang nafsu seksual saya hilang. Kalaupun saya terpaksa melakukannya karena kasihan pada suami, saya tidak pernah sampai orgasme.

Pertanyaan saya, penyakit apa yang saya alami ini dok? Apakah ada obatnya? Kemana saya harus periksa? Terimakasih.

Ni Luh W (Perempuan Menikah, 28 Tahun), putuXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 160 Cm dan Berat Badan 40 Kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Hubungan intim terasa nyeri dan pedih, patut dicermati dengan pertanyaan 'Apakah telah terjadi iritasi, peradangan & infeksi pada saluran vagina?'.
Secara sederhana Anda harus lakukan papsmear untuk mengetahui penyebabnya.

Tapi ada juga kondisi lain yang dinamakan vaginismus, yakni kejang spontan dari otot-otot di sekitar vagina, kejang yang terjadi ini membuat vagina menutup sehingga akan merasa sakit saat penetrasi.

Perempuan yang memiliki vaginismus akan merasakan nyeri atau sakit di vagina selama berhubungan seksual. Untuk mengatasinya bisa dengan terapi psikoseksual sehingga bisa dibantu masalah yang mendasari seperti takut atau cemas, latihan vagina atau relaksasi dan proses eksplorasi tubuh.

Jangan biarkan kondisi yang Anda alami berlarut-larut, bicarakan dengan suami agar dapat dilakukan pengobatan melalui konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan. Dengan begitu diharapkan agar Anda dapat menikmati kembali hubungan intim dengan suami seperti semula.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads