Dokter, saya mahasiswi semester 3 yang kurang dari satu bulan lagi akan menikah. Sebelumnya saya dan calon suami saya berkomitmen untuk tidak memiliki momongan dulu sebelum saya semester tujuh.
Kami pun mencari informasi terkait tentang alat kontrasepsi. Akan tetapi kami merasa belum bisa mengambil keputusan apakah nantinya kami akan menggunakan alat kontrasepsi atau tidak. Karena banyak yang berpendapat bahwa alat kontrasepsi seperti KB suntik, KB pil atau obat, KB susuk/implan dapat membahayakan kesuburan ketika digunakan oleh pasangan yang belum mempunyai keturunan karena semuanya mengeluarkan hormo.
Jika kami memilih pemasangan (KB) spiral rasanya terlalu lama bagi kami menunggu karena jangka waktunya 10 tahun. Mohon dokter memberi masukan bagi kami. Apa langkah yang baiknya kami tempuh menurut dokter? Mohon bantuan dokter dengan membalas message ini. Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi Badan 159 Cm dan Berat Badan 46 Kg
Jawaban
Keputusan Anda dan calon suami untuk menunda kehamilan patut diberi acungan jempol, sangat tepat. Masalahnya, usia Anda saat ini 18 tahun, usia ideal untuk hamil adalah 24-25 tahun. (Endang RS, Menkes RI,2011).
Kontrasepsi pil, suntik, implant, IUD saat ini relatif aman karena direkomendasi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), Asosiasi KB Internasional (Planned Parenthood Association), Kemenkes RI & BKKBN. Akan tapi, tubuh manusia amat unik dan ekslusif, artinya suatu obat cocok pada seseorang, belum tentu cocok untuk orang lain.
Mengingat usia Anda yang relatif muda, sebaiknya suami memakai kondom saat hubungan intim pada masa subur. Lakukan metode pantang berkala, yaitu hindari hubungan intim tanpa kondom pada masa subur, yaitu hari ke 12 s/d 15 terhitung haid hari pertama. Bisa juga gunakan IUD yang diperiksa secara berkala. Selamat atas pernikahan Anda bulan depan, semoga selalu rukun & bahagia.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(ir/ir)











































