Istri Jarang Minta ML

Istri Jarang Minta ML

detikHealth
Senin, 05 Des 2011 13:18 WIB
Ditulis oleh:
Istri Jarang Minta ML
Jakarta -

Saya sudah menikah sejak 8 tahun lalu dan sudah punya 2 anak umur 5 tahun dan 3 tahun. Dua tahunan ini hubungan seks dengan istri sudah berkurang dan tidak teratur, kadang sebulan cuma 4 kali kadang tidak sama sekali. Gairah seperti memudar, sedang istri yang juga bekerja dulunya sering aktif (minta) tapi sekarang sudah tidak lagi. Apakah wajar karena usia dan istri berubah karena faktor kontrasepsi (dulu pil pindah ke implan)? Terimakasih.

Aryadeva (Pria Menikah, 30 Tahun), AryadeXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 55 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rutinitas dan kegiatan kantor dan keluarga memang kadang kala bisa mempengaruhi penurunan gairah seksual. Jika berurusan dengan gairah seksual, sebenarnya pemakaian kontrasepsi tidak berhubungan atau peranannya relatif tidak signifikan.

Definisi sebuah hubungan seksual yang memuaskan terletak pada kualitas hubungan seksual itu sendiri bukan pada berapa banyak orgasme atau seberapa sering Anda melakukannya.

Yang penting Anda dan pasangan lakukan saat ini adalah melakukan evaluasi, komunikasikan dengan pasangan Anda lalu tanyakan apakah pasangan Anda bahagia dengan sanggama yang baru dilakukan? Merasa dicintaikah pasangan Anda? Terpuaskan atau tidak? Demikian juga pada Anda, komunikan apa yang Anda rasakan dan apa yang Anda harapkan dari pasangan.

Ingatlah pasangan Anda tidak bisa membaca pikiran Anda, maka jika ada hal yang Anda harapkan pasangan aAnda lakukan maka tidak ada cara lain kecuali memberi tahu pasangan Anda. Selamat berkomunikasi.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads