Saya baru menikah 3 bulan lalu, dan pertanyaannya saya kok merasa biasa-biasa saja tentang masalah seks? Sama seperti pacaran dulu kita tidak pernah melakukan hubungan intim tersebut.
Permasalahannya di sini, banyak orang yang bilang setelah menikah kan biasanya emosi atau aura seks kan lagi menggebu-menggebunya. Tapi mengapa suami saya biasa saja ya? Apa dia tidak tertarik dengan pelayanan saya?
Memang sih mengenai momongan dia maunya ditunda dulu. Istilahnya kita sama-sama mau menabung dulu buat persiapan calon bayi kita, tapi kan bisa dengan tidak mengurangi seks kita dong ya? Minta sarannya ya. Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi Badan 163 Cm dan Berat Badan 55 Kg
Jawaban
Dear Sasha, orang memiliki cara pandang, persepsi dan selera berbeda beda terhadap seks. Dalam berumah tangga hati-hati jika Anda membandingkan kehidupan seksual Anda dengan pasangan menikah lainnya, apalagi kata orang.
Mengenai seks bukan saja banyak mitos tapi cara setiap orang mengekpresikan seks bisa sangat bervariatif. Yang perlu Sasha pastikan adalah kebahagian kalian berdua sebagai suami istri dalam bercinta.
Tanyakan pada diri Anda apakah Anda bahagia dengan kualitas hubungan seks Anda? Kalau kurang lantas apa yang bisa membuat Sasha bergairah dan bercinta di ranjang dengan pasangan.
Setelah mengetahui apa yang bisa membuat Anda lebih bergairah, maka komunikasikan dengan pasangan untuk membantu Anda bergairah seperti yang Anda inginkan. Pemahaman diri Anda terhadap tubuh Anda yang dikomunikasikan dengan pasangan akan membantu membuat kehidupan seks Anda bergairah dan membahagiakan.
Jangan selalu menunggu inisiatif dari pasangan saja untuk bercinta. Jika Anda merasa pasangan Anda tidak memberikan respons yang Anda inginkan, tanyakan apa yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya bergairah.
Jangan pernah berasumsi, dalam berasumsi bukan cuma cenderung salah kaprah tapi bisa memicu pemikiran negatif juga. Selalu komunikasikan harapan Anda berdua dalam bercinta.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(mer/ir)











































