Giliran dengan Selingkuhan Tidak Bisa Ereksi

Giliran dengan Selingkuhan Tidak Bisa Ereksi

detikHealth
Jumat, 02 Mar 2012 16:23 WIB
Ditulis oleh:
Giliran dengan Selingkuhan Tidak Bisa Ereksi
Jakarta -

Saya punya pacar sejak SMP kelas 1 sampai sekarang. Tubuh pacar saya lumayan subur, beratnya kira-kira 160-an kg, kulitnya putih bersih. Saya mulai berhubungan intim sejak SMA kelas 1. Tapi waktu kuliah semester 4 saya sering berhubungan intim dengan beberapa cewek, mulai dari yang berwajah sedang dan cantik. Tetapi waktu berhubungan intim penis saya sulit untuk ereksi, bisa ereksi tapi pas di dalam kendur lagi, padahal saya sudah melakukan pra seks lama sekali tapi tidak ereksi-ereksi. Lain halnya dengan pacar saya yang asli, belum diapa-apain saja sudah berdiri tegak. Pertanyaanya apa yang terjadi sama saya? Apakah saya mengalami gangguan psikosex? Atau apa? Terimakasih.

Dika (Pria Lajang, 21 Tahun), spinXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 173 Cm dan Berat Badan 75 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saudara Dika, perilaku seks Anda sangat berisiko. Hati-hati jangan sampai Anda terkena infeksi menular seksual dan menularkan pada pacar Anda atau bahkan menghamili perempuan lain tersebut. It takes love to make love, artinya ikatan emosi yang dalam dan kuat yang membuat seks menjadi lebih luar bisa untuk dinikmati. Demikian yang Anda alami dengan pacar Anda tidak dengan perempuan-perempuan lain yang Anda tiduri hanya demi seks.

Hanya mengingatkan jangan sampai Anda kehilangan pacar Anda karena ketidaksetiaan Anda secara seksual dengannya, membuat Anda kehilangan 'seks bermakna dan bergairah' juga loh. Jika keadaan terbalik, bisakah Anda masih mencintai dan menerima pacar Anda jika ia pernah berhubungan seks dengan pria lain saat masih pacaran bersama dengan anda? :). Safe sex ya sdr Dika. Setialah pada pasangan atau gunakan kondom agar terhindar dari perilaku seks berisiko.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.




(ir/mer)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads