Apakah Osteoporosis Bisa Bikin Ginjal Bengkak?

Apakah Osteoporosis Bisa Bikin Ginjal Bengkak?

Irna Gustia - detikHealth
Senin, 05 Mar 2012 10:46 WIB
Apakah Osteoporosis Bisa Bikin Ginjal Bengkak?
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dokter, ibu sahabat saya usianya 50-an tahun, beliau mengalami pembengkakan ginjal dan osteporosis di tulang belakang. 3 tulang belakangnya sudah bengkok ke dalam dan kata dokter, itu salah satu penyebab pembengkakan ginjalnya. Pemeriksaan apa saja yang harus dilakukan, tolong referensi obat apa yang dokter anjurkan demi kesembuhannya? Terimakasih

Tri Pujianti (Perempuan Lajang, 23 Tahun), tripujiXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 163 Cm dan Berat Badan 70 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada dua hal yaitu pembengkakan ginjal dan osteoporesis tulang belakang dan keduanya dapat saling berhubungan atau berdiri sendiri-sendiri.

Kalau keduanya saling berhubungan, biasanya perubahan pada tulang belakang dapat merupakan penyebaran dari sebuah proses keganasan (kanker) yang mungkin saja dalam hal ini berupa tumor atau kanker ginjal.

Kalau keduanya tidak saling berhubungan, bisa saja pembengkakan ginjal oleh berbagai sebab, seperti infeksi, batu dengan sumbatan aliran urine atau tumor itu sendiri.

Sedangkan osteoporesis pada tulang belakang, kalau penyebabnya umum atau sistemik, misalnya karena post-menopase. Biasanya tidak terjadi terisolasi seperti pada kasus ini yaitu hanya pada tulang belakang saja, tetapi akan terjadi juga di tulang-tulang lainnya. Meskipun usia 50-an tahun biasanya belum akan terlihat osteoporesis menyeluruh dan berat.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah:
1. Pemeriksaan ginjal misalnya dengan CT scan yang sekaligus dapat menilai tulang belakangnya, fungsi ginjal dengan menyuntikkan kontras kedalam aliran darah (Intra Venous Pyelografi-IVP)
2. Tumor marker untuk memperkuat kemungkinan keganasan (kanker) ginjal.

Jangan dulu sembarang minum obat sebelum benar-benar tahu apa yang menjadi sebab pembengkakan ginjalnya. Karena bisa saja pemberian obat (yang tidak perlu) justru akan menambah kerusakan ginjal yang sudah bengkak. Jadi sebaiknya berobat kepada dokter yang mendalami ginjal dan saluran kemih baik penyakit dalam ataupun bedah.

Dr. Pria Agustus Yadi, Sp.B-KBD
Dokter Spesialis Bedah Digestif. Praktik di RS PONDOK INDAH PONDOK INDAH Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.




(ir/mer)

Berita Terkait