Pernah Kena Batu Ginjal, Apakah Fungsi Ginjal Bisa Menurun?

Pernah Kena Batu Ginjal, Apakah Fungsi Ginjal Bisa Menurun?

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 07 Mar 2012 10:45 WIB
Pernah Kena Batu Ginjal, Apakah Fungsi Ginjal Bisa Menurun?
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dok, 3 tahun lalu saya kena batu ginjal yang berukuran kecil saya lupa detailnya. Saya sudah berobat dan batunya berangsur-angsur keluar bersama urine, nah yang saya tanyakan apakah ginjal saya akan bermasalah bila sudah terkena kidney stone, maksud saya apa fungsi ginjal saya menurun? Apakah bisa berefek sampai pada penyakit yang kronis, mengingat kalau penyakit yang berhubungan dengan ginjal pada dasarnya kronis. Terimakasih.

Silas (Pria Lajang, 22 Tahun), shilaXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 60 kg
 
Jawaban
 
Timbulnya batu ginjal, harus dipahami sebagai suatu proses yang tidak berdiri sendiri dan dicari faktor risiko maupun penyebab terjadinya batu saluran kemih termasuk batu ginjal.

Ada beberapa penyebabnya, antara lain kandungan makanan dan air yang dikonsumsi, banyak tidaknya juga sangat berperan, daya serap usus terhadap zat-zat yang menjadi bahan pembentukan batu saluran kemih, ada tidaknya gangguan hormon yang mempengaruhi penyerapan tadi (hormon paratiroid), kemampuan pengeluaran cairan yang akan menjadi air seni (urin) dari pembuluh darah ke sistim pelviokalises (muara dan saluran penerima aliran ) ginjal, ada tidaknya infeksi pada saluran kencing, ada tidaknya hambatan aliran urin pada saluran urin (traktus urinarius) dan juga kebiasaan berkemih misalnya suka menahan berkemih.
 
Apa akibat adanya batu ginjal? Tergantung besar kecilnya ukuran ginjal, lokasi batunya dan diameter dari saluran kemih dibagian bawah (distal) dari batu sehingga kalau batu terdorong turun akan tertahan dan berikutnya terjadi sumbatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau sumbatan terjadi apalagi kalau bersifat total, akan berakibat tertahannya aliran urin dari ginjal sehingga ginjal akan membesar atau membengkak (hidronefrosis) dan bila berlagsung lama dan terus menerus maka dapat berkembang menjadi gangguan fungsi ginjal karena aparatusnya tertekan dan terdorong sehingga terjadi penipisan.

Apabila keadaan ini disertai infeksi maka cairan urin bercampur dengan nanah (pus), keadaan disebut pionefrosis. Hidronefrosis dan pionefrosis merupakan keadaan gawat pada ginjal sehingga memerlukan tindakan segera untuk mengalirkan urin dan atau urin campur nanah yang tersumbat guna mencegah terjadinya gagal fungsi ginjal.

Keterlambatan akan membuat fungsi ginjal terganggu sehingga tindakannya tidak saja mengeluarkan cairan urin tetapi harus diikuti pengangkatan ginjal yang sidah gagal fungsi dan bahkan terinfeksi.
 
Apa yang harus anda lakukan, lakukan pemeriksaan sedimen urin, kalau masih ditemukan kristal-kristal pada urin anda, sebaiknya anda berkonsultasi dengan nefrolog atau urolog guna mencegah kelainan berkembang menjadi hal yang serius. Hal lain, minumlah air putih yang teruji kandungannya baik dan berolahraga secukupnya.

Dr. Pria Agustus Yadi, Sp.B-KBD
Dokter Spesialis Bedah Digestif. Praktik di RS PONDOK INDAH PONDOK INDAH Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.




(mer/ir)

Berita Terkait