Sudah Menikah Tapi Beraninya Cuma Petting

Sudah Menikah Tapi Beraninya Cuma Petting

detikHealth
Jumat, 09 Mar 2012 16:31 WIB
Ditulis oleh:
Sudah Menikah Tapi Beraninya Cuma Petting
Jakarta -

Saya wanita yang baru menikah, tapi saya takut akan rasa sakit yang timbul ketika akan melakukan hubungan suami istri, jadi yang terjadi selama ini kami hanya petting (bercumbu saja tanpa penetrasi) saja. Yang mau saya tanyakan bagaimana caranya agar takut akan rasa sakit tersebut hilang dan kami bisa bersanggama dengan nyaman seperti pasangan lainnya? Terimakasih

Andita (Perempuan Menikah, 24 Tahun), anditXXXX@rocketmail.com
Tinggi Badan 170 cm dan Berat Badan 58 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sdri.Andita yang baik, ambilah waktu luang yang kira-kira Anda tidak sibuk, matikan semua alat komunikasi dan cobalah Anda membuat daftar apa saja yang Anda sukai dari suami Anda.

Sambil membuat daftar tersebut, bayangkan mengapa Anda begitu mencintainya sampai Anda ingin berbagi hidup dengannya. Apa saja yang ia lakukan dan membuat Anda tersenyum dan membuat hari Anda menjadi lebih baik karena ia suami Anda mencintai Anda.

Kenanglah keromantisan yang pernah Anda berdua jalani. Lakukan hal ini setiap Anda berencana bercinta dengan suami Anda, siapkan pelumas vagina yang bisa Anda dapatkan di apotek, sambil terus mengingat hal-hal yang Anda buat dalam daftar ketika Anda bercumbu atau petting.

Lalu mintalah suami mengoleskan pelumas pada vagina Anda, sambil ia memijit seputaran vagina Anda dengan tangannya.

Mintalah ia menatap Anda dan mengungkapkan mengapa ia mencintai Anda, minta suami Anda mengatakan mengapa ia ingin mencumbu dan bercinta dengan Anda.

Ketika Anda sudah sangat bergairah saya yakin Anda pasti ingin lebih dari sekedar petting dengan suami Anda :) selamat bercinta.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.





(ir/mer)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads