Takut Kena Kanker Karena Sakit Hepatitis B

Takut Kena Kanker Karena Sakit Hepatitis B

detikHealth
Kamis, 22 Mar 2012 09:38 WIB
Ditulis oleh:
Takut Kena Kanker Karena Sakit Hepatitis B
Jakarta -

Ibu saya meninggal meninggal karena kanker hati yang disebabkan hepatitis B. Ternyata saya dan kakak saya juga terkena hepatitis B. Dokter bilang, kemungkinan besar saya dan kakak saya tertular pada saat dalam kandungan.
Pertanyaan saya adalah :
1. Apakah saya dan kakak bebas dari penyakit kanker tersebut dan benar-benar dinyatakan sehat?
2. Apakah nanti, jika kami menikah dan mempunyai anak, apa anak-anak kami juga akan tertular virus tersebut? Apakah ada cara untuk mencegah virus tersebut pada anak kami? Terimakasih.

Yuri (Perempuan Lajang, 24 Tahun), yuriXXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 60 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar masyarakat yang terkena kanker hati awalnya karena disebabkan oleh hepatitis dan pengerasan hati (sirosis hati), dan hepatitis bisa menjadi salah satu faktor keturunan. Untuk mencegahnya bisa dengan melakukan vaksin hepatitis secara rutin.

Penyakit hepatitis bukan tidak bisa disembuhkan, namun proses pengobatannya biasanya dilakukan dalam jangka waktu lama atau bahkan seumur hidup. Jika tidak diobati, hepatitis B bisa berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.

Kanker sendiri sebenarnya bukanlah penyakit keturunan, namun Anda lebih berisiko terkena kanker karena jika memiliki riwayat keluarga yang terkena kanker hati. Untuk lebih jelasnya sebaiknya Anda melakukan medical check up secara rutin sehingga apabila ditemukan gejala kanker bisa dilakukan tindakan awal sesegera mungkin.

Prof. Dr. Li Yuan Zhong
Adalah dokter di Rumah Sakit Modern Hospital Cancer, Guangzhou yang merupakan rumah sakit swasta yang telah diakui Departement Kesehatan Pemerintah China, dibawah naungan yayasan group 'Bo Ai'.

Pusat konsultasi cabang di Jakarta ada di Gedung Menara Citicon Lantai 11 Blok C2, Jl. Jend S Parman kavling 72 slipi, Jakarta Barat. Nomer telepon: (021) 999 333 80, (021) 920 88881, (021) 2930 8708, (021), 2930 8709 0818197758.

Cabang Surabaya di Jl HR Muhammad 75A Surabaya, dan no telp 031-7315222.




(mer/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads