Apa Problem Seks Jika Menikahi Pria yang 15 Tahun Lebih Muda?

Apa Problem Seks Jika Menikahi Pria yang 15 Tahun Lebih Muda?

detikHealth
Selasa, 03 Apr 2012 14:50 WIB
Ditulis oleh:
Apa Problem Seks Jika Menikahi Pria yang 15 Tahun Lebih Muda?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Saya berusia 36 tapi saya punya pacar jauh lebih muda 15 tahun, kami berencana menikah. Kami saling mencintai tapi orangtua kami menentang. Saya ingin tahu apakah bila kami menikah akan banyak problem seks yang akan kami temukan? Terimakasih.

Santi (Perempuan Lajang, 36 Tahun), santiXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 47 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sdri Santi selamat atas rencana pernikahan Anda. Memang cinta tidak memandang usia seperti yang terjadi pada diri Anda. Izinkan saya mencoba menghadirkan kekhawatiran dari sudut pandang orangtua Anda yang mungkin menjadi sebab menentang pernikahan Anda.

Pernikahan adalah sebuah hubungan yang cukup kompleks. Orangtua Anda yang sudah menikah sekian lama, demikian pula kebanyakan orang menikah mengalami naik turun kondisi dan perasaan dalam pernikahan mereka.

Sehubungan dengan kondisi kesehatan seksual 'biasanya' perempuan menikah dan memiliki anak. Dan seiring bertambahnya usia, mitos mengenai menopause membuat relatif banyak perempuan mengalami penurunan selera berhubungan seksual (sexual appetite).

Sebaliknya pada pria, bertambahnya usia cenderung tidak mengurangi kemampuan dan hasrat bersenggama. Sehingga untuk mencari 'aman' kebanyakan orang menyimpulkan berdasarkan pengalaman dan pemikiran awam minoritas, idealnya pria lebih tua dibandingkan wanita agar salah satunya saat laki-laki masih aktif secara seksual gairahnya bisa ditanggapi dan dipenuhi oleh perempuan pasangannya.

Faktanya butuh keinginan dan kesadaran dari masing-masing individu bahwa baik laki-laki maupun perempuan bertanggung jawab untuk memampukan dirinya bergairah pada pasangannya, karena menopause atau usia yang jauh lebih tua cenderung tidak mempengaruhi kualitas hubungan seksual yang untuk tetap dijaga.

Keputusan saya kembalikan pada Anda sdri Santi, secara biologis tidak akan ada masalah kecuali salah satu dari Anda mengalami penyakit kronis atau gangguan yang menyebabkan abnormalitas fungsi seksual.

Namun secara psikologis beradaptasi dan membangun keintiman hubungan adalah pekerjaan berat bagi hampir semua hubungan. Kalau tidak tentu saya tidak laku jadi Psikolog Seksual.

Perbedaan usia seperti Anda mungkin mengalami potensi masalah psikologis (tergantung bagaimana Anda berdua mengatasi perbedaan-perbedaan tersebut). Jika Anda yakin mampu mengkomunikasikan perbedaan silakan, tapi jika kurang yakin saran saya berkonsultasilah dengan psikolog perkawinan sebelum Anda menikah untuk memantapkan cinta Anda berdua.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.



(ir/mer)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads