Dokter, pada 1 Agustus 2004 saya melakukan hubungan intim (ML) dengan seorang wanita (sebut saja si A) yang akhirnya saya nikahi tanggal 27 Desember 2004 dalam keadaan terpaksa. Saya tak cinta dia tapi saya dijebak dengan melakukan ML, waktu melakukan ML tersebut si A tidak merasa sakit di vaginanya malah dengan sangat mulus penis saya masuk ke vaginanya.
Kemudian tahun 2011 saya ketemu si B wanita yang masih lajang dan kami dulu saling mencintai. Kemudian kami melakukan ML, namun si B kesakitan dan penis saya sangat sulit menembus vaginanya. Pertanyaan saya, apakah si A sudah pernah melakukan hubungan intim dengan pria lain sebelum saya?
Jonan (Pria Menikah, 34 Tahun), stiXX_XXXXXXX@ymail.com
Tinggi Badan 162 Cm dan Berat Badan 85 Kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika hubungan intim dengan si A, Anda berhasil membuat si A mengalami lubrikasi (pelendiran) vagina yang cukup, hingga saluran vagina basah dan licin. Dengan demikian, penetrasi penis ke dalam vagina tidak ada hambatan, bahkan terasa nyaman.
Ketika hubungan intim dengan si B, terjadi kondisi yang berbeda. Lubrikasi vagina si B agaknya tidak terjadi, hingga penetrasi penis ke dalam vagina mengalami hambatan. Hal ini yang membuat si B kesakitan.
Untuk menilai apakah si A pernah melakukan hubungan intim dengan pria lain sebelum Anda, adalah di luar wewenang rubrik ini, mohon maaf.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(ir/up)











































