Corry (Perempuan Menikah, 28 Tahun), q.qXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 68 Kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KA yang tumbuh sebagai kutil dapat diterapi dengan berbagai cara, misalnya dengan pengolesan podofilin, TCA (trichloroacetic acid), ataupun dengan cara bedah, baik bedah listrik, bedah beku, bedah eksisi maupun laser CO2.
Yang sering menjadi masalah adalah seringkali KA subklinis. Pada keadaan ini massa kutil tak tampak di permukaan kulit. Namun dengan pemeriksaan tambahan (misalnya dengan pengolesan asam cuka) ternyata sebenarnya sudah ada area yang juga mengalami kerusakan yang berpotensi utnuk menajdi kutil di kemudian hari.
Sulit untuk menentukan apakah kutil yang tumbuh lagi merupakan kekambuhan ataukah akibat infeksi baru. Pada keadaan Anda, vaksinasi yang bersifat mencegah atau mengurangi kemungkinan infeksi baru tetap dapat dilakukan.
Tetap buang massa kutil yang muncul dengan berbagai cara yang disebutkan di atas. Selain itu yang juga tak boleh dilupakan adalah tingkatkan terus daya tahan dan stamina Anda. Imunitas yang baik berperan sangat penting untuk ikut membasmi kutil dan mencegah kekambuhan.
dr. Susie Rendra, SpKK
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Praktik di RS PURI INDAH PONDOK INDAH, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222. Serta di RS PONDOK INDAH PONDOK INDAH, Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.











































