Tak Ingin Mengecewakan Suami Saat Bercinta

Tak Ingin Mengecewakan Suami Saat Bercinta

detikHealth
Kamis, 31 Mei 2012 15:35 WIB
Ditulis oleh:
Tak Ingin Mengecewakan Suami Saat Bercinta
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta -

Saya sudah menikah dan mempunyai anak 1 tahun. Hubungan saya dan suami sangat harmonis dan bahagia, tetapi saya mempunyai sedikit masalah terutama jika melakukan hubungan suami istri. Setelah melahirkan kenapa saat berhubungan lendir saya lama keluarnya? Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak mau mengecewakan suami saya.

Puji (Perempuan Menikah, 21 Tahun), cintaXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 175 Cm dan Berat Badan 53 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sdri Puji yang baik, jangan khawatir Anda tetap akan bisa membahagiakan suami Anda. Pahamilah setelah melahirkan kurang lebih 3 bulan pertama memang fluktuasi hormon relatif membuat suasana hati Anda kurang menyenangkan bahkan naik turun. Ditambah Anda harus menyesuaikan peran baru sebagai ibu sementara peran sebagai istri tetap utama.

Lubrikasi tidak keluar karena Anda kurang merasa terangsang. Kebanyakan wanita merasa tidak seksi setelah melahirkan dan mudah lelah karena peran baru dan perubahan hormon.

Tips dari saya: manjakan diri Anda ke spa, gunakan pakaian yang membuat Anda merasa cantik kalau tidak muat belilah satu yang baru. Gunakan pakaian dalam yang membuat Anda merasa seksi dan berkacalah.

Yakinkan wanita di kaca tersebut bahwa ia menarik dan sensual terlepas dari berat tubuhnya. Bawalah kepercayaan diri tersebut ke ranjang dimana Anda akan bercinta dengan suami Anda. Saat berbelanja belilah gel untuk vagina just in case lubrikasi Anda kurang. Gel tersebut bisa menambah sensasi kenikmatan Anda bercinta atau mencoba kondom dengan gesture tertentu juga dapat menambah kenikmatan Anda.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads